Teknologi Bisa Dimanfaatkan untuk Proses Belajar Mengajar

Ada banyak cara untuk belajar dan memperkenalkan ilmu baru kepada anak-anak. Salah satunya memanfaatkan teknologi yang tepat, untuk hasil yang maksimal.

Yang namanya belajar itu memang bisa dari mana saja ya, Mommies. Khusus untuk anak-anak, berbagai metode pengajaran dibuat sedemikian rupa agar si kecil tetap merasa senang dan tidak tertekan. Misanya saja belajar membaca yang kini semakin  menyenangkan di Reading Is Fun – di sana si kecil akan belajar mengenal kosakata dengan cara-cara yang tidak membosankan, baik Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. Atau untuk si kakak yang sudah lebih besar belajar hitungan-hitungan sampai penalaran bisa dilakukan dengan cara yang fun, dengan Fun Thinkers.

Memanfaatkan Kemajuan Teknologi untuk Proses Belajar Mengajar

Apalagi ketika zaman sudah semakin maju, di saat semua mengedepankan teknologi. Mau tidak mau, suka tidak suka – teknologi juga memegang peranan penting untuk memajukan sistem pembelajaran di Indonesia. Dalam hal ini termasuk, sistem pembelajaran di sekolah baik untuk siswa maupun para pendidik. Microsoft menyebutnya babak baru pendidikan Indonesia di tengah sistem pembelajaran abad 21.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Microsoft telah membantu para guru untuk menjadi pengajar terpilih dari seluruh dunia untuk menjadi duta dan berbagai pengetahuan kepada sesama pengajar, dalam program Microsoft Innovative Expert Educators (MIEE). Fokusnya memanfaatkan teknologi dalam proses belajar mengajar.

Eko Purwanto, guru dari SDN Wonokerto Magelang mengimplementasikannya dengan mengajar melalui SKYPE. Dengan cara ini ia bisa terhubung dengan 12 sekolah di berbagai daerah sekaligus untuk memperkenalkan Candi Borobudur. Para siswa bisa bebas bertanya tentang Candi Borobudur yang sedang mereka lihat dari layar laptop di sekolah masing-masing.

Sementara guru lain, Betty Sekarasih Hadi Yani dan Endah Susanti guru SMAN 2 Playen Gunung Kidul memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memeriksa tugas-tugas peserta didiknya dan membuat E-Rapor. Jadi tak perlu repot menulis lagi, semua data dimasukkan secara online.

Dalam acara yang bertemakan “Guru Inovatif, Guru Inspiratif” ini saya jadi terinspirasi untuk mempraktikkan hal yang sama, dan Mommies tentu saja juga bisa mencoba. Jika sedang bepergian untuk dinas luar kota maupun luar negeri, bisa memanfaatkan SKYPE untuk memperkenalkan tempat-tempat baru kepada si kecil. Misalnya tempat-tempat bersejarah, kuliner khas setempat atau kawasan wisata lainnya yang menarik. Kebayang deh, serunya seperti apa :)

Mommies punya cerita menarik lainnya seputar memanfaatkan teknologi untuk proses belajar mengajar si kecil? Yuk, bagi ke kami ceritanya :)