Pentingkah USG 4 Dimensi?

Ditulis oleh: Lariza Puteri

Pentingkah USG 4D dilakukan oleh ibu hamil? Ternyata, selain melihat janin dengan lebih jelas, ada manfaat lain dari pemeriksaan menggunakan USG 4 Dimensi.

Saat hamil yang kedua ini, entah kenapa saya sangat penasaran dengan wajah bayi yang saya kandung. Apakah pipinya akan segembul kakaknya atau tidak, hehehe. Saya pun mencari tahu pemeriksaan kehamilan yang menggunakan USG 4 Dimensi (USG 4D). Dan orang pertama yang saya tanya adalah dokter kandungan saya, dr. Ade Permana, SpOG dari RS Medika BSD, Tangerang Selatan.

Ternyata, USG ini tak sekadar hanya untuk melihat keunyuan wajah bayi, lho, banyak fungsi lain yang bisa didapat.

USG 4 Dimensi

1. Bila saya sudah rutin melakukan pemeriksaan kehamilan, apakah saya masih perlu memeriksa kandungan dengan USG 4D?
Umumnya, dokter akan menggunakan USG sebagai alat bantu untuk melihat segala hal yang terjadi pada janin. USG yang umum digunakan adalah USG 2D, USG 3D dan USG 4D. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan kehamilan menggunakan USG 2D dulu, baru USG 3D dan USG 4D bila dirasa perlu. Nah, bila dari USG 2D saja sudah cukup menggambarkan kesehatan dan perkembangan janin, maka USG 3D dan 4D tidak lagi perlu dilakukan.

2. Apa beda USG 4D dengan USG yang lain?
Karena tingkat teknologi USG 4D sudah lebih unggul, maka dengan USG ini kita bisa melihat janin dengan lebih jelas. Organ tubuh, wajah dan tubuh bayi bisa terlihat lebih real. Sebab USG 4D menggunakan teknologi 4 dimensi yaitu lebar, panjang, kedalaman dan gerak atau dimensi waktu. Sementara USG 2D dan 3D hanya menggunakan dimensi panjang dan lebar saja.

3. Apa saja fungsi USG 4D?
Selain bisa melihat wajah bayi beserta ekspresi janin, apakah ia sedang tersenyum, sedih, ngambek dan lain sebagainya, USG 4D ternyata punya fungsi lain yang cukup penting. Teknologi canggih ini bisa mengetahui permukaan anatomi janin dengan lebih jelas. Sehingga lewat USG 4D, saya akan melihat gambaran kelengkapan anggota tubuh janin dengan lebih jelas. Kelainan yang mungkin terjadi pada janin dan tidak terlihat jelas jika menggunakan USG 2D atau 3D pun bisa tergambar lebih jelas lewat USG ini. Jadi, bila memang ada kelainan pada janin, dokter bisa mengambil langkah tepat untuk mengatasi kelainan tersebut.

Fungsi lain dari USG 4D ini sebetulnya hampir sama dengan USG lain yaitu: untuk melihat perkembangan kehamilan, memperkirakan hari lahir janin, memantau pertumbuhan janin, merekam detak jantung dan napas janin, serta melihat kelainan posisi janin.

4. Kapan waktu terbaik untuk melakukan USG 4 Dimensi?
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka USG 4D sebaiknya dilakukan pada usia kandungan 28 sampai 32 minggu.

5. Apakah ada persiapan khusus bila akan melakukan pemeriksaan menggunakan USG 4D?
Tidak ada persiapan khusus. Sebab, pada dasarnya pemeriksaan USG 4D sama seperti pemeriksaan kandungan pada umumnya.

Jadi, tak sekadar wajah unyu bayi saja yang bisa saya lihat melalui USG 4D, tapi kelengkapan anggota tubuh dan kemungkinan kelainan janin bisa terlihat dengan lebih jelas. Namun, mengingat biayanya cukup mahal, sebetulnya USG 2D atau 3D sudah cukup. Kecuali seperti saya yang penasaran banget sama pipi janin saya..hahaha :D.


Post Comment