6 Cara Sehat Pengelolaan Berat Badan

Kristin L. Morris, Ph.D., pakar nutrisi dan suplemen asal Amerika Serikat menjelaskan, ada enam kunci utama yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan berat badan. Apa saja?

Beberapa hari lalu saya datang ke acara peluncuran program pengelolaan berat badan yang disebut dengan BodyKey by Nutrilite. Program  ini sendiri dikemas oleh Amway berbasis ilmiah dengan pendekatan personal. Jadi, bisa dibilang diet memang sangat berbeda dibandingkan dengan program diet lainnya.

Mengingat berat timbangan saya nggak kunjung menurun setelah melahirkan, saya cukup penasaran dengan progam ini. Yaa… siapa tahu, berhasil mengelola berat badan dengan benar. Makanya. begitu ditantang untuk mencoba program ini selama dua bulan, saya pun menerimanya dengan senang hati.  Sebenarnyya nggak cuma kepengen  berat badan turun, tapi saya ingin hidup sehat sampai tua bersama keluarga dan tentunya menularkan gaya hidup sehat pada Bumi, anak saya.

?????

Rizal Arnex, Deputy General Manager, Amway Indonesia sempat memaparkan data-data seperti beberapa studi menunjukkan bahwa gaya hidup yang tidak sehat adalah penyebab utama munculnya persoalan berat badan yang tidak ideal, kelebihan berat badan, serta obesitas. Kelebihan berat badan dan obesitas telah menjadi pemicu utama munculnya berbagai kondisi kronis dan kualitas hidup rendah.

Data dari World Health Organization pada 2008, menunjukan kalau 25 % orang dari populasi penduduk di Asia Tenggara mengalami kegemukan atau obesitas. Di Indonesia sendiri, ada 21 persen pria dan wanita dewasa yang mengalami masalah berat badan tersebut. Untuk membantu masyarakat mengatasi problem di atas, Amway pun menawarkan program BodyKey by Nutrilite. Sebuah program yang berkesinambungan.

Karena program ini sangat persoal, sebelum menjalankan tantangan saya harus lebih dulu melakukan assessment untuk mengetahui jenis diet yang cocok dijalankan. Biar bagaimana pun memilih jenis diet yang tepat tidak boleh sembarangan karena harus lebih harus memahami kondisi tubuh sendiri. Lewat assessment yang saya lakukan, ternyata tipe saya adalah low carb diet. Di samping assessment, saya pun lebih dulu harus mengukur berat tubuh, tinggi, memerhatikan makanan yang diasup, waktu tidur pun harus diperhatikan.

Selanjutnya apa yang harus saya lakukan? Supaya pengelolaan berat badan ini berhasil dan sesuai target yang saya inginkan, Kristin L. Morris, Ph.D., pakar nutrisi dan suplemen Amway yang berasal dari Amerika Serikat mengatakan bahwa ada enam hal yang perlu diperhatikan. Apa saja?

Tipe Diet

Seperti  yang sudah sempat saya singgung di atas, diet sifatnya sangat personal.  Jadi, setiap orang beda treatment. Kristin juga bilang, diet bukan sekadar menghitung kalori yang diasup dan keluarkan. Tapi juga meliputi keseimbangan yang tepat antara jumlah protein, lemak dan karbohidrat. Hal ini tentu saja disesuaikan dengan kondisi tubuh. Secara umum tipe diet untuk turunkan atau menjaga berat badan terbagi menjadi dua; diet rendah karbohidrat dan rendah lemak.

Kebiasaan Makan

Selanjutnya perhatikan kebiasaan makan, periset senior di Riset dan Investigasi Klinis Amway ini menegaskan kalau diet akan berhasil kalau kita bisa disiplin saat makan. Jangan lupakan sarapan karena sangat penting. “Waktu kita makan sama pentingnya dengan apa yang dimakan.  Ada yang biasa sarapan pukul 5 pagi ada juga yang pukul 9 pagi. Tapi pastikan jam makan Anda teratur sehingga Anda hanya akan makan pada saat lapar. ” ungkapnya.

Manajemen Stress

Ngaku, deh, siapa yang kalau stress melarikan diri pada makanan? *ngacung*. Iya, saya memang punya kebiasaan buruk dengan melakukan hal ini, padahal menurut lulusan Bachelor of Science bidang Microbiology dan Master of Science Universitas Alabama ini tingkat stres yang tinggi merupakan salah satu penyebab kegemukan. Istilahnya adalah ‘emotional eating’, yaitu makan berdasarkan keinginan bukan kebutuhan. Kristin menyarankan ketika sedang stress, coba berdiam diri selama 5 menit, kemudian ambil napas dalam- dalam dan perlahan dan jangan lupa tertawa sehingga  bisa menurunkan stres.

Cukup Tidur

Coba perhatikan kecukupan tidur, soalnya tidur juga diperlukan untuk menjaga kesehatan. Idealnya, sih, tidur selama 7-8 jam, tapi yang paling penting tentu saja  kualitas tidurnya. “Coa perhatikan durasi waktu ketika Anda berada di fase tidur nyenyak”.

Perbanyak Aktivitas Fisik

Kunci lainnya tentu saja aktiivatas fisik. Gerak, dan bergerak. Makanya, dalam menjalankan tantangan BodyKey ini minimal saya harus berjalan sebanyak 1000 langkah, itupun sebenarnya nggak cukup, karena memang sebaiknya ditambah dengan ativitas fisik yang lainnya.Saya sendiri sangat percaya, kalau memang sudah terbiasa menjalankan dari hal sederhana, semua pasti akan bisa dijalankan lebih mudah.

Pola Pikir

Nah, ini yang paling penting! Karena pola pikir jangan hanya untuk kurus, tapi lebih bagaimana kita harus bisa menjalankan gaya hidup sehat, harus bisa ‘makan bersih’, termasuk menjaga kualitas tidur, melakukan aktivitas fisik, dan jangan stress dalam menjalankan hidup. Kalau pola pikir cuma untuk ngurusin badan, hal ini justru bikin berat badan seperti yoyo. Gampang turun, gampang juga naiknya.

Coba jalankan, yuk, ah!


Post Comment