Aplikasi mPosyandu, Meningkatkan Kualitas Pelayanan Posyandu

Sudah tahu belum kalau sekarang ini ada aplikasi mPosyandu? Aplikasi posyandu digital pertama di Indonesia ini membantu meningkatkan kualitas pelayanan posyandu.

Hidup di zaman teknologi yang makin canggih sangat memudahkan dan membuat hidup kian praktis, betul kan? Saya sendiri merasa beruntung menjadi ibu-ibu di zaman sekarang. Coba bayangkan, zaman dulu pada era-nya Mama saya, mana ada aplikasi yang bisa digunakan untuk mendapatkan berbagai informasi?

Kalau sekarang, sudah banyak berbagai aplikasi untuk new mommies, mulai dari aplikasi untuk ibu hamil, sampai beragam pilihan aplikasi yang memudahkan para working mommies. Nah, kalau beberapa waktu lalu saya sempat datang ke acara peluncuran aplikasi Berbagi Sehat yang memudahkan kita memantau kesehatan keluarga, saat ini ada aplikasi baru bernama mPosyandu.

Aplikasi mPosyandu yang dapat diunduh melalui ponsel pintar berbasis Android ini membantu meningkatkan kualitas pelayanan posyandu melalui dua cara. Pertama, membantu kader untuk memantau pertumbuhan anak dengan data yang lebih akurat dan cepat. Kedua, membantu kader dalam memberikan konseling pemberian makanan pada bayi dan anak.

Aaah… ngomongin soal kader posyandu, saya jadi ingat dengan Mama saya. Beliau memang cukup aktif menjadi kader Posyandu. Bahkan, saya masih ingat ketika dulu sering diajak beliau ikut menjalankan tugas sebagai kader posyandu. Aplikasi mPosyandu ini sendiri tentu saja lahir sebagai bentuk komitmen terhadap tumbuh kembang dan gizi anak Indonesia.

Wahana Visi Indonesia (WVI) bersama HSBC meluncurkan sebuah program bernama Pos PINTAR (Posyandu Pintar untuk Anak Sehat dan Cerdas). Program ini merupakan inisiasi penguatan pelayanan Posyandu dengan mengapasitasi kader untuk melakukan pemantauan tumbuh kembang dan konseling gizi yang lebih berkualitas melalui penggunaan aplikasi mPosyandu, aplikasi posyandu digital pertama di Indonesia.

aplikasi mposyandu

Sebelum diluncurkan, aplikasi juga sudah melalui tahapan uji coba lebih dulu. Di mana  uji coba ini dilakukan tahun 2013-2015 oleh WVI di wilayah Sikka (NTT) dan Cilincing (DKI Jakarta). Seperti yang disampaikan Ketua Yayasan Wahana Visi Indonesia, Agnes Wulandari, “Sebagai Yayasan Sosial yang berkomitmen memberikan program terbaik  untuk anak, kami terus berupaya melakukan inovasi dengan memaksimalkan perangkat teknologi. Dukungan HSBC dan Pemerintah Daerah dalam Program Pos PINTAR ini kami yakini akan menjadi kolaborasi yang solid sebagai upaya untuk memperkuat kapasitas kader kesehatan kita dan perbaikan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia”

Berdasarkan data yang dikeluarkan WVI, terlepas dari permasalahan gizi di Indonesia, Posyandu masih menjadi wadah tepat untuk pemantauan tumbuh kembang balita serta edukasi gizi di masyarakat. Sayangnya, memang sampai sekarang salah satu tantangan di Posyandu adalah masih kurangnya kapasitas kader, keterlambatan waktu pelaporan, kualitas data yang dikumpulkan, serta konseling yang kurang berfungsi dengan baik. Oleh karena itulah dengan adanya aplikasi MPosyandu ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas layanan Posyandu.


Post Comment