Seru Belanja di Pasar OLX Ibu & Anak

Setelah membaca tentang Pasar OLX di Bandung ini, rasanya penasaran banget pengen datang ke event ini. Nah weekend kemarin, Sabtu 27 Februari, Pasar OLX ini hadir di Jakarta! Buat saya yang punya anak balita, wajib nih datang dan melihat ada apa saja di sana.

Awalnya saya merasa tertarik, karena konsep pasar OLX ini tidak biasa. Jadi ini adalah pasar offline, tempat kita bisa bertemu langsung dengan para seller yang biasanya berjualan online di OLX. Lebih menarik lagi, karena tema spesifik kali ini adalah ‘Mom and Babies’. Jadi memang pas banget untuk para orang tua yang punya anak bayi hingga balita, atau calon orangtua.

Buat kita, konsep preloved alias barang seken sudah tidak asing lagi, karena kita tahu persis kalau beberapa barang yang berkualitas baik, bisa digunakan dalam jangka waktu lama, sedangkan kita sudah tidak menggunakannya lagi. Begitu juga untuk kebutuhan bayi dan anak. Saat bayi lahir, banyak banget barang-barang yang kita butuhkan mulai dari stroller, tempat tidur bayi, baby changing station, car seat, dan banyak  lagi. Itu baru yang besar-besar. Belum lagi mainan dan pakaian yang masa pakainya pendek.

Banyak dari orangtua yang menyadari barang-barang dengan kualitas baik tersebut masih bisa dijual dan berguna bagi orang lain, dengan harga yang tentu saja sudah jauh di bawah harga beli baru. Buat calon pembeli seperti saya dan orangtua lain, tentu ini adalah solusi tepat, karena bisa membeli barang-barang seken berkualitas dengan harga miring. Nah di Pasar OLX, para pembeli ini bisa bertemu dengan penjual dan melihat langsung barang-barang preloved ini. Jadi, Pasar OLX ini seperti ajang COD (cash on delivery) yang difasilitasi secara menarik oleh OLX.

Di Pasar OLX yang bertempat di Piazza Gandaria City kemarin, saya bisa melihat barang-barang yang dijual masih dalam kondisi bagus. Pihak OLX menata booth-booth yang ada sedemikian rupa, sehingga yang datang bisa belanja dan melihat-lihat dengan sangat nyaman. Barang-barang besar seperti baby crib, stroller, car seat, baby furniture ditempatkan di satu area dengan diberi label, sehingga calon pembeli bisa melihat semuanya sekaligus. Sedangkan barang-barang lain seperti pakaian, mainan, buku-buku dipajang di masing-masing booth penjual.

olx1 IMG_20160227_165535 (2) (Medium)

Yang bikin tambah happy, kita selalu bisa menemukan barang-barang yang masih seperti baru,karena tidak sempat dipakai oleh pemiliknya atau ‘sisa’ kado. Tentu saja dengan harga ‘obral’. It’s true indeed that one person’s junk is another person’s treasure.

Saya juga melihat booth Melanie Subono yang menjadikan Pasar OLX sebagai tempat untuk mengumpulkan sumbangan guna membantu sesama. Keuntungan yang didapat dari penjualan barang-barang akan disumbangkan ke Rumah Harapan, sebuah organisasi sosial yang yang menaungi anak jalanan dan fakir miskin. “Barang yang memiliki nilai kecil untuk kita, somehow bisa meng-upgrade kehidupan orang lain,” katanya di panggung di sela-sela menghibur pengunjung dengan suaranya.

Saya melihat beberapa booth yang menjual pakaian anak branded dengan harga paket, satu paket isi 3-4 pcs seharga 100 ribu saja! Ada juga booth yang menjual puluhan pasang sepatu mungil, and they’re so cute and pwettty!! Kalau sudah melihat yang seperti ini, rasanya tidak tahan untuk tidak membelinya. Saya mendapat sepasang sepatu melissa mini seharga 100 ribu saja! What a treasure.

IMG_20160227_170046 (2) (Medium)

Seru kan? Sayang sekali Pasar OLX kemarin hanya hadir satu hari. Ini juga yang dikeluhkan banyak pembeli dan calon pembeli yang tidak bisa hadir kemarin. Tetapi jangan kecewa dulu, kita masih bisa mencari barang-barang tersebut di OLX.co.id yang bisa diakses melalui komputer, mobile browser dan aplikasi ponsel. Tinggal masuk ke kategori yang diinginkan dan search barang yang dicari.

Anda yang punya anak-anak juga pasti punya beberapa barang yang tidak digunakan lagi, mainan dan keperluan bayi yang sudah lama tidak dipakai, langsung saja dijual di OLX. Save some space in our home, dan barang-barang tersebut masih bermanfaat bagi orang lain bukan?


Post Comment