Kenapa Penting Mengonsumsi Air Mineral?

Di luar faktor kesehatan, ada alasan lain kenapa saya sangat mencintai air mineral dan ini berkaitan dengan masa depan anak-anak saya.

Memang benar ya bahwa kehadiran anak itu bisa mengubah seseorang menjadi lebih baik :), karena saya mengalaminya sendiri. Setelah memiliki dua orang anak, banyak perubahan yang saya lakukan dan salah satu yang paling terasa adalah gaya hidup yang lebih sehat. Mulai dari menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, memilih bahan organik untuk makanan hingga mencoret minuman berwarna atau bersoda dalam daftar konsumsi harian saya. Semua teman-teman saya sampai hapal, bahwa saat makan pasti saya hanya akan memesan air mineral tidak dingin. Dan, kebiasaan ini menular ke suami serta anak-anak saya.

Siapa sih yang tidak paham manfaat air mineral bagi kesehatan tubuh? Kalau dilihat dari segi kesehatan, air mineral yang memiliki kandungan Zinc, Fluorida, Kalium, Magnesium dan Kalsium, Natrium dan Silika itu bermanfaat untuk membantu respon imun dan fungsi otak, membantu kesehatan gigi, membantu saraf dan otot tubuh, menjaga cairan tubuh agar kita tidak dehidrasi, menjaga kondisi jantung dan pembuluh darah, dan menjaga kesehatan kulit.

Pentingnya mengonsumsi air mineral

*Sumber dari childcarephysicians.com

Di luar urusan kesehatan, bonus lain yang saya dapat dari mengonsumsi air mineral adalah: Pengeluaran lebih irit. Percaya deh, biaya membeli air mineral kemasan jauuuuuh lebih murah daripada membeli minuman bersoda atau berwarna (belum lagi kalau melihat faktor kesehatan yang sudah pasti tidak sesehat air mineral). Sudahlah lebih hemat, dampaknya juga jauh lebih sehat, asiiik kan :D

Mengingat bahwa kualitas air di rumah saya tidak terlalu baik, maka memilih air mineral kemasan rasa-rasanya menjadi solusi yang paling tepat saat ini. Saya sangat rewel saat memastikan kualitas air mineral kemasan yang akan keluarga saya minum. Butuh waktu untuk menjatuhkan pilihan kepada satu brand tertentu. Karena bagaimana pun, saya harus berhati-hati dengan apa yang akan saya masukkan ke dalam tubuh saya dan anak-anak saya. Dan pilihan saya jatuh pada AQUA.

Kenapa AQUA? Pertama, karena seluruh keluarga besar saya dan teman-teman yang mengonsumsi air mineral kemasan semua menggunakan AQUA, hehehe. Kedua, karena saya jatuh cinta pada konsep PIJAR yang dilakukan oleh AQUA. Apa itu PIJAR?

Oke, jadi saat saya berkunjung ke Gandaria City pada pertengahan Februari kemarin, saya menemukan area yang diberi nama area edukasi AQUA PIJAR. Jadi di dalam area edukasi PIJAR ini kita dapat belajar bagaimana caranya memilih, menjaga, dan merawat sumber air beserta lingkungannya. Di dalam area ini ada sebuah mesin pencapit raksasa sebagai salah satu sarana edukasi yang menyenangkan bagi keluarga. Melalui Mesin Pencapit ini, kita diajak untuk memahami proses perjalanan air hingga baik dan aman untuk dikonsumsi. PIJAR sendiri, merupakan singkatan dari Pilih – Jaga – Rawat.

Pilih artinya AQUA benar-benar memilih sumber air yang digunakan, jadi nggak bisa sembarang mata air pegunungan. Airnya harus dari lapisan tanah dalam dan harus memenuhi 9 kriteria, 5 tahapan dan 1 tahun (minimal) penelitian.

Jaga, AQUA benar-benar menjaga kualitas dan keamanan airnya. Teknologi yang digunakan oleh AQUA sangat canggih. Prosesnya itu lho, sebelum dilempar ke pasaran, air ini harus melewati 192 titik uji untuk memastikan kalau air sudah 100% bebas bakteri dan tidak tercemar. Nggak hanya airnya, tapi bentuk galon yang digunakan, cara mengisi air ke dalam galon, menutupnya, memberi label sampai cara mencuci galon pun diperhatikan banget.

Rawat. Nah, ini yang membuat saya terharu. Jadi ternyata, kalau sudah menemukan sumber air untuk digunakan, AQUA nggak sekadar mengambil air dari pegunungan tersebut, namun AQUA merawat lingkungan dari hulu ke hilir dan menjaga kelestarian alam di sekitar sumber mata air.

Menyadari bahwa kalau tidak dijaga dengan baik maka air yang bisa diminum oleh manusia bisa habis, maka AQUA melakukan konservasi air. Caranya? Ya dengan menanam pohon, membuat pertanian ramah lingkungan, menciptakan sumur resapan dan lubang resapan biopori.

Dari konsep PIJAR ini saya jadi tahu bahwa AQUA berusaha melestarikan lingkungan demi terjaganya keseimbangan alam, agar air akan terus ada untuk anak-anak saya dan anak-anak Anda di masa mendatang.


Post Comment