Benarkah Kentang Penyebab Diabetes Gestasional pada Ibu Hamil?

Ditulis oleh: Monik Wulandari

Pernah membaca atau mendengar informasi tentang hal ini nggak, Moms? Saya pernah. Makanya saya mencari tahu, benar nggak sih kentang penyebab Diabetes Gestasional pada ibu hamil?

Ketika hamil, kadang para calon ibu jadi lebih picky terhadap makanannya. Entah karena serangan morning sick  atau memang tidak berselera dengan makanan yang biasanya menjadi makanan favorit kita. Btw ya Mom, kalau masalah morning sick, sebenarnya ada banyak cara untuk menyiasati morning sick ini, lho! Pernah, nih, ada satu masa saya tidak ingin makan nasi sama sekali. Penggantinya, saya lebih sering menyantap kentang.

Kentang goreng, kentang rebus, kentang tumbuk dan berbagai variasi masakan kentang lainnya menjadi pilihan saya untuk teman makan lauk sehari-hari. Tapi kemudian saya sempat khawatir karena saya membaca informasi yang mengatakan bahwa kentang justru menjadi penyebab timbulnya penyakit Diabetes Gestasional, yaitu peningkatan kadar gula darah yang tinggi, yang terjadi pada saat kehamilan. Apalagi ada riwayat diabetes yang diderita oleh almarhum ayah. Kan, artinya risiko saya bisa jadi lebih besar, ya?

Kentang penyebab diabetes gestasional

*Image dari cdn.images.express.co.uk

Diabetes Gestasional ini sendiri biasanya rentan terjadi pada perempuan dengan usia kandungan di atas enam bulan. Tapi menurut dr. Febriansyah Darus SpOG, jika kentang disebut sebagai penyebab diabetes gestasional rupanya masih diperdebatkan.

Memang kandungan glukosa kentang lebih mudah dicerna, sehingga tubuh pun lebih mudah mengolahnya. Tetapi diabetes gestasional terjadi karena multifaktor. Sementara penelitian yang menyatakan kentang berbahaya dan menimbulkan resiko, masih belum dipercaya dan belum ada kelompok kontrolnya. Jadi memakan kentang masih terbilang aman-aman saja,” lanjutnya lagi.

Meski Diabetes Gestasional ini bersifat sementara, perempuan yang obesitas sebelum kehamilan, memiliki riwayat keluarga diabetes (seperti saya), berusia lebih dari 25 tahun saat hamil (seperti saya lagi), dan ebriamemiliki tekanan darah tinggi sebaiknya memeriksakan kadar gula darah agar dapat menghindari terjadinya penyakit tersebut. Ini juga untuk menghindari terjadinya sindrom gangguan pernapasan dan berat badan berlebihan, penyakit jantung bawaan dan kelainan pada saraf dan otot rangka pada bayi. Walaupun ada juga ibu hamil yang mengalami obesitas di saat hamil alias pregobesitas.

Selanjutnya, saran dari dr. Febriansyah agar terhindar dari Diabetes Gestasional adalah makan dengan pola gizi seimbang, rendah karbohidrat dan tinggi protein, ditambah dengan olahraga ringan teratur.

Nah, mom, sudah berapa minggu kehamilan Anda? Ayo, jangan malas untuk bergerak, memilih makanan yang lebih sehat dan rutin memeriksakan kandungan. Karena kesehatan si bayi sudah pasti menjadi kebahagiaan untuk Anda juga bukan?


Post Comment