Lima Kesalahan Memilih High Heels

Ditulis oleh: Monik Wulandari

Ketahui apa kesalahan kita ketika memilih sepatu tumit tinggi ini. Bukannya membuat penampilan terlihat keceh, salah-salah menyiksa kita sepanjang hari!!!

Untuk saya pribadi, hubungan saya dengan high heels itu ibarat love and hate relationship. Saya loveeee karena merasa tampilan saya terlihat cantik dan percaya diri ketika mengenakan high heels. Saya hateee kalau pas ketemu high heels yang membuat kaki saya sakit dan betis kram :D.

Untuk Mommies, terutama yang bekerja kantoran, mungkin high heels sudah menjadi salah satu fashion item yang harus dimiliki ya! Saya sendiri paling gemar mengoleksi sepatu berhak tinggi plus peep-toe, kesannya, kok, kaki langsung disulap menjadi cantik ketika mengenakannya. Hehehe.. Tinggi sepatu yang saya miliki pun beragam, mulai dari kitten heels yang hanya tiga sentimeter, lima senti, tujuh senti, hingga dua belas sentimeter (walau jalannya agak oleng, sih).

Tapi harus diakui, sepatu hak tinggi ini hanya cantik untuk dilihat dan dikenakan selama dua jam saja. Selebihnya, saya lebih memilih mengenakan sepatu flat atau wedges yang memiliki support lebih besar menopang tubuh. Jika Anda masih lebih memilih sepatu hak tinggi cantik daripada flat, ketahui, yuk, apa saja kesalahan yang biasanya terjadi ketika memilih sepatu ini.

High heels

1. Tak sesuai bentuk kaki
Bentuk kaki masing-masing orang berbeda-beda, lho, moms. Ada yang memiliki bentuk kaki lurus panjang, melebar di bagian depan, gemuk di bagian punggung kaki, dan sebagainya. Nah, ketika memilih sepatu, pastikan alas sepatu memiliki bentuk yang paling menyerupai kaki Anda. memaksakan sepatu yang tidak cocok dapat mengakibatkan cedera dan rasa sakit ketika mengenakannya.

2. Berbeda ukuran
Sering, kan, tergoda sale besar-besaran, lalu memaksakan membeli sepatu yang ukurannya tidak sesuai dengan kaki kita. Entah itu kebesaran atau kekecilan, keduanya akan membuat Anda tidak nyaman ketika mengenakannya. Sepatu terlalu kecil sudah pasti akan mencengkeram kaki dan membuatnya lecet ketika bergerak. Sepatu terlalu besar akan membuat Anda mengerahkan otot kaki untuk tetap menahan sepatu pada posisi yang benar.

3. Waktu membeli
Kadang memang tak bisa dipastikan, kapan kita bertemu dengan sepatu idaman. Tapi ada baiknya jika Anda mencoba sepatu pada sore hari. Itu adalah waktu ketika kaki Anda berada pada ukuran maksimalnya, entah karena seharian telah berjalan atau berdiri. Ini menguntungkan, karena nantinya Anda tidak akan mengalami kesakitan ketika memakainya dalam jangka waktu lama.

4. Tinggi sepatu
Tak semua orang mampu berjalan dalam sepatu berhak yang terlalu tinggi. Jika Anda belum terbiasa, sebaiknya mencoba dari yang paling rendah dahulu. Tubuh masih seimbang jika mengenakan sepatu berhak hingga lima sentimeter. Lebih dari itu, perlu keahlian dan kehati-hatian yang ekstra. Dan tentunya, pemakaian sepatu hak tinggi terlalu lama dan sering dapat mengubah bentuk tulang belakang. Jadi sebaiknya, cukup kenakan sepatu hak tinggi selama maksimal dua atau tiga jam, dan ganti dengan sandal atau sepatu yang lebih nyaman.

5. Bentuk hak
Stiletto dengan hak runcing dan tipis memang terlihat seksi. Tapi mengenakannya membuat Anda seolah-olah habis menempuh perjalanan jauh dan bisa jadi menguras emosi, saking lelahnya. Jika Anda ingin tahan lama mengenakan sepatu berhak, pilih hak yang memiliki bentuk tebal atau espadrille. Tampilan tetap cantik, kok.

Nah, sudah tahu, kan, tip agar terhindar dari kesalahan ketika membeli sepatu hak tinggi? Semoga Anda bisa bergaya dengan lebih nyaman ya, moms!


Post Comment