8 Cara Percaya Diri di Kantor Baru

Ditulis oleh: Waristi Amila

Sebanyak apapun pengalaman kita dalam berkarir, hari-hari pertama di tempat kerja baru biasanya selalu menegangkan.

Sayangnya untuk pekerjaan, nggak ada yang namanya masa bulan madu ya?! Saya ingat bagaimana tegangnya saya ketika baru pindah ke kantor saya yang sekarang, 3 tahun lalu, setelah hampir sepuluh tahun bekerja di dunia perhotelan sebagai Humas. Lingkungan baru, tanggung jawab baru, dan apalagi untuk pertama kalinya saya bekerja tanpa seragam (mencari baju yang keren tapi tidak terkesan provokatif itu nggak gampang loh, Moms!) Saya – tentunya – ingin menunjukkan kalau saya punya kemampuan, tanpa terlihat sombong.

Bersama teman-teman terdekat, di suatu sesi kopi sore hari, kami membahas apa saja yang bisa ‘menyelamatkan‘ kami dari tekanan d hari-hari pertama bekerja dan tetap bisa percaya diri.

percaya diri di kantor baru

*Image dari greatist.com

  1. Dress to Impress.

OK, memang banyak yang bilang “Don’t judge the book by its cover,“ tapi menurut saya bagaimana kita berpenampilan menunjukkan cara kita melihat (dan menghargai) diri sendiri. Tidak perlu mengenakan baju rancangan designer yang mencekik kantong, tapi baju kenakan yang cocok dengan bentuk tubuh, sopan, dan mewakili kepribadian kita – selama tidak bertabrakan dengan aturan perusahaan.

  1. Be a sponge

Sebagai si pendatang baru, simpan baik-baik ego dan idealisme kita – ini bisa kita pakai di beberapa hari ke depan. Di awal, jadilah seperti spons yang siap menyerap segala ilmu dan tips dari atasan dan rekan di kantor baru.

  1. Be Enthusiastic

Percaya diri akan susah timbul kalau energi kita tidak maksimal. Atur mood di pagi hari, jangan terlambat, dan jangan ragu untuk terlibat dalam kegiatan di kantor. Kegiatan di luar tugas rutin kita akan memberikan kita kesempatan untuk bersosialisasi (ini salah satu cara untuk menciptakan bonding dengan rekan kerja), membuat kita lebih nyaman dan atasan melihat kalau kita memiliki keinginan dan semangat untuk berkembang!

  1. Keep things in perspective

Waktu saya baru masuk ke perusahaan, saya sempat minder karena saya mendengar kalau pendahulu saya (yang masih ada di perusahaan tapi pindah ke departemen lain) bekerja sangat baik. Remember moms, you have full control of your mind, jadi jangan sampai kita sendiri yang menghambat rasa percaya diri kita.

  1. Relax, and smile

Santai bukan berarti malas ya, moms. Tapi jangan terlalu membebani diri kita dengan ketakutan yang tidak perlu. Panik hanya akan membuat semuanya lebih buruk. Menjelang hari pertama di kantor baru coba lakukan sesuatu yang membuat kita lebih santai, ini akan memengaruhi mood pada hari pertama bekerja. Jangan pernah lupa tersenyum, selain ini memperbaiki mood kita sendiri, ini juga akan membuat rekan kerja tidak menganggap kita sombong dan mau berteman dengan kita

  1. Talk to your friend

Di hari-hari pertama bekerja, hampir tiap malam saya bertemu dengan sahabat saya sepulang kerja. Saya butuh ini untuk meluapkan kekhawatiran dan rasa tegang saya. Dan ini menjadi salah satu sesi me time sebagai ibu bekerja untuk saya pribadi.

  1. Balance

Kantor baru, tugas baru, beban untuk segera bisa menyesuaikan diri, semua ini bisa membuat kita menjadi (seolah-olah) tidak punya waktu selain untuk bekerja. Tapi jangan lupa untuk meluangkan waktu dengan keluarga, sahabat, atau pasangan kita. Percaya diri butuh energi positif, jadi jangan biarkan pekerjaan menyita seluruh waktu kita.

  1. Give yourself a star

Jangan terlalu keras pada diri sendiri. Ini saatnya kita menghargai hal-hal kecil yang kita raih. Bisa menyelesaikan sebuah project tanpa revisi, melakukan presentasi dengan baik, atau sesederhana menyampaikan ide dengan lancar saat meeting dan forum menerima ide kita. Ini bisa jadi penyemangat saat hari terasa berat atau bahkan bisa kita gunakan sebagai daftar pencapaian saat penilaian kinerja di akhir masa percobaan nanti. Ada banyak cara merayakan keberhasilan, salah satunya dengan menghargai hal-hal kecil ini.

Percaya diri itu tentang bagaimana kita melihat dan menghargai diri kita sendiri. Saat hari – hari awal bekerja terasa sedikit berat, ingat kembali, pasti ada alasan kenapa kita diterima bekerja di sana – betul, karena mereka percaya kalau kita mampu. Jadi kalau atasan kita saja percaya, kenapa kita tidak? :)

 


Post Comment