Trend Parenting 2016

Ditulis oleh: Nayu Novita

Kalau dalam dunia parenting, saya selalu senang mencari tahu trend pola asuh seperti apa yang lagi berkembang. Nah, trend parenting 2016 seperti apa yang akan hangat?

Memang sih yang namanya pola asuh itu kita nggak bisa ya berpatokan pada satu hal saja, karena urusan hubungan orangtua dengan anak semua kembali kepada pribadi masing-masingnya. Kayak saya, saya itu hobi banget mencari tahu tentang trend parenting tapi nggak ujug-ujug menerapkan satu trend 100 persen. Biasanya saya comot yang kira-kira cocok untuk kepribadian anak saya.

Bicara tentang trend parenting yang nggak kalah pamor sama trend fashion atau beauty :D, setelah eranya Tiger Parenting, Helicopter Parenting dan Minimalist Parenting, ini beberapa di antara sekian banyak gaya pengasuhan yang (katanya) akan sering kita temukan di tahun 2016 ini. Coba kita cek-cek Moms. Catatan: Nggak usah bingung dengan beragam trend parenting yang ada Moms, intinya: Serap ilmu yang cocok buat kita dan lupakan saja yang memang kita nggak sreg, hahaha.

trend parenting 2016

1. Anti-helicopter Parenting
Penganut pola asuh ini umumnya generasi Millenial yang baru menyandang status orangtua, daaaaaan mereka dulunya tumbuh besar dalam pola pengasuhan Helicopter Parenting. Mommies sudah paham dong ya istilah Helicopter Parenting ini. Pola pengasuhan yang orangtua bersikap seperti pengawas dan memegang kendali penuh atas setiap detail kehidupan anak, mulai dari jadwal bermain, menu makanan, gaya berpakaian, sampai pilihan sekolah. Biasanya sih model orangtua ambisius yang menerapkan gaya ini.

Para generasi Milenial ini yang dulu mungkin berasa betapa tidak nyamannya dibesarkan dalam gaya pengasuhan Helicopter Parenting jadi berbalik cenderung menerapkan gaya yang lebih santai dan memberikan lebih banyak peluang bagi anak untuk mengekspresikan diri serta mengambil keputusan sendiri. Nah, kalau saya pribadi kayaknya nggak bisa deh menerapkan Anti-helicopter Parenting 100 persen, karena IMHO, anak juga perlu kok dikendalikan.

2. Enlightened Parenting
Ini tipe pengasuhan yang ingin agar anak-anaknya tumbuh menjadi orang dewasa yang memiliki empati dan mampu bertoleransi terhadap berbagai jenis perbedaan. Nggak heran, sejak kecil, anak-anak dari Enlightened Parents sudah terbiasa bergaul serta berdiskusi dengan orangtuanya tentang anak-anak penyandang cacat, anak-anak yang orangtuanya telah bercerai, anak-anak yang memiliki kepercayaan spiritual berbeda, dan sebagainya. Bagus nih kayaknya untuk membesarkan anak di Indonesia yang penghuninya sangat beragam dan tingkat toleransi kadang-kadang masih minim :p.

3. Eco-friendly Parenting
Sebenarnya, ini sesuai banget dengan ciri-ciri orangtua masa kini sih – menganut gaya hidup sehat. Para orangtua memerhatikan betul kualitas asupan makanan yang diberikan kepada keluarganya. Selain jenis makanan, asal muasal bahan pangan juga termasuk ke dalam kriteria yang dipertimbangkan sebelum membeli. Nggak heran produk dengan label organik laku keras kan? Atau semakin banyak pengobatan alami karena orangtua menghindari pemakaiaan antibiotik berlebih dan mencari cara mengurangi resistensi antibiotik. Bahkan sekarang pun dalam membeli mainan atau perlengkapan bayi, orangtua juga mulai melihat materialnya ramah lingkungan atau enggak! Me like it….. asal uangnya kuat juga sih. Secara produk organik dan segala yang aman pasti lebih mahal kan *__*.

trend parenting 2016

4. The Downsized Parent
Nah, buat Mommies yang hobi memanfaatkan teknologi untuk bekerja secara mobile, berlangganan katering rumahan atau intinya menggunakan teknologi untuk memudahkan hidup, memanfaatkan waktu secara efisien dan membuat waktu tidak banyak terbuang percuma dengan wira-wiri di jalanan, ternyata ada sebutannya lho untuk model seperti ini, yaitu Downsized Parent. Ah berarti saya juga model Downsized Parent dong ya, hehehe.

trend parenting 2016

5. Era “Profesor Nanny”
Menurut sebuah situs www.care.com, ke depanya para orangtua akan semakin memilih dalam mencari pengasuh anak. Nggak hanya sekadar baby sitter dengan ijazah baby sitter tapi lebih kepada mencari ‘teman belajar’ untuk anak-anaknya. Gaya pengasuhan yang satu ini akan populer di kalangan orangtua pekerja full time. Misalnya saja, Fia kemarin baru bercerita kalau dia ingin mencari anak kuliahan untuk menemani anak-anaknya, pure menemani bermain dan belajar. Dan ternyata ada teman keponakannya yang anak UI berminat mengisi lowongan ini. Jadi si kakak ini akan datang start dari jam 1 siang dan pulang jam 7 malam. Saya jadi nggak sabar menunggu cerita pengalamannya Fia.

Well, dari lima trend parenting di atas, yang mana yang Mommies suka? Saya sih suka nomor 2-5 :).


Post Comment