Tips Menyiapkan Kamar Bayi

Salah satu hal yang dulu membuat saya semangat saat menyambut kehadiran bayi adalah menyiapkan kamar bayi. Ini tips menyiapkan kamar bayi.

Untuk para calon orangtua, urusan mempersiapkan kebutuhan calon bayi bisa membuat kita jadi semangat luar biasa. Mulai dari memilih dokter kandungan, rumah sakit bersalin, memilih nama bayi, berbelanja kebutuhannya hingga mempersiapkan kamar bayi :D. Ini beberapa tips dari saya jika ingin membuat kamar bayi.

Tips mempersiapkan kamar anak

1. Tentukan bujet
Percaya deh, godaan iman sangat luar biasa kalau kita melihat katalog atau gambar-gambar nursery room yang berseliweran di Pinterest atau social media lainnya. Untungnya jaman saya hamil dulu, Pinterest belum hadir, hahaha. Tapi, memang penting menentukan bujet yang akan Anda keluarkan untuk sebuah kamar bayi. Dengan ada perhitungan bujet yang jelas, kita jadi tahu barang apa saja yang mau kita beli, di mana kita akan membelinya. Namun, tetap ingat ya, jangan gara-gara ingin murah kita jadi mengabaikan kualitas cat atau barang-barang yang akan kita beli. Ingat lho, kesehatan dan keselamatan anak kita yang menjadi taruhannya.

2. Pilih nuansa warna yang nyaman untuk bayi
Karena yang akan menjadi penghuni tetap adalah bayi kita, jadi warna yang dipilih ya harus yang nyaman untuk si kecil, bukan warna favorit kita. Saya pribadi waktu itu memilih warna biru muda dipadu dengan putih, karena yang saya baca biru adalah warna yang tenang dan nyaman untuk mata si kecil. Menurut panduanrumah.com, sebaiknya untuk kamar tidur anak dipilih warna cerah namun bernuansa pastel yang memberi rasa hangat dan merangsang motorik si anak. Beberapa pilihannya adalah hijau dipadu dengan oranye atau sebaliknya, biru dan putih atau kuning pastel. Disarankan untuk menghindari pemakaian warna merah terang yang dapat membuat bayi menjadi agresif, kuning gonjreng karena anak menjadi sulit beristirahat dan warna hitam tentu saja.

3. Perlengkapan tidur bayi
Seperti yang kita tahu bahwa saat bayi tidur, proses tumbuh kembangnya sedang berlangsung, perkembangan otak serta pembentukan sistem kekebalan tubuhhnya juga sedang terjadi. Maka sangat penting bagi saya memastikan anak saya tidur nyenyak berkualitas. Salah satu yang saya yakini menunjang kualitas tidur tentu saja perlengkapan tidurnya. Maka sama seperti yang sempat saya bilang di atas bahwa untuk urusan ini kualitas menjadi lebih penting, saya pun benar-benar mencari produk yang tidak hanya nyaman namun juga aman.

Misalnya, material matrasnya apakah aman atau tidak, kualitas bahan untuk selimutnya apakah akan membuat bayi merasa gerah atau tidak. Untuk Baby Crib, apakah materialnya aman, kayu atau cat yang dipilih tidak berbahaya. Belum lagi apakah kuat menahan beban tubuh si bayi saat bayi sudah mulai bisa duduk atau merangkak.

Beruntungnya sekarang sudah semakin banyak brand-brand yang menawarkan berbagai macam pilihan produk berkualitas, salah satunya Mothercare yang memang dikenal dengan produknya yang berkualitas untuk bayi dan anak-anak. Nah, awal bulan Februari kemarin saya mendapat undangan untuk hadir ke acara launching Mothercare’s New Bedding Collection – The Norwegian Wood Series.

Tips mempersiapkan kamar bayi
Saya dan sesama teman jurnalis serta mommies blogger

Yang saya suka dengan koleksi terbarunya Mothercare ini adalah pilihan warnanya yang ‘tidak biasa.’ Mothercare yang selama ini saya kenal biasanya tampil dengan pilihan warna kalem yang lebih dekat ke suasana alam seperti cokelat atau krem.

Mothercare Norwegian Wood Quilt full

Tapi pada The Norwegian Series ini koleksi Mothercare hadir dengan warna-warna lebih cerah dan fun seperti biru tosca, pink, kuning dan oranye. Me like it! Ada Duvet Set, Knitted Pom Pom Blanket, Long Bumper, Cot Pockets, hingga Mosquito Net. Kalau bicara tentang kualitas sudah nggak usah ditanya lagi ya Mom :). Kemarin kami dipelihatkan bagaimana tim dari Mothercare melakukan berbagai macam uji coba untuk memastikan bahwa produk yang mereka lempar ke pasaran sudah pasti aman.

Tips mempersiapkan kamar bayi

4. Lokasi kamar
Saya memilih kamar tidur yang cukup jauh dari jalanan di depan rumah agar anak tidak akan terganggu dengan suara bising jika ada motor atau mobil lewat atau anak-anak tetangga bermain di jalanan depan rumah. Namun sebisa mungkin tetap dapat cahaya sinar matahari pagi agar kuman-kuman juga terpapar sinar matahari dan mati deh si kuman.

5. Pencahayaan
Apapun jenis lampu yang dipilih jangan sampai posisinya berada tepat di atas tempat tidur bayi, karena ini membuat mata bayi langsung terpapar sinar lampu.

Nah, itu 5 tips dari saya Mom. Menurut Mommies kurang apa lagi tipsnya?


Post Comment