4 Cara Membuat Si Kecil Semangat ke Sekolah

Libur akhir pekan yang cukup panjang seharusnya bisa memberikan energi baru untuk si kecil semangat ke sekolah. Tapi, bagaimana kalau yang terjadi jutsru sebaliknya?

Ibu…. Bumi boleh libur lagi nggak?”

Tiba-tiba saja anak saya, Bumi, melontarkan pertanyaan seperti ini menjelang dirinya masuk ke sekolah. Urusan memberi motivasi semangat anak belajar dan pergi ke sekolah memang nggak gampang, ya? Bisa dibilang, menghadapi anak mogok ke sekolah kerap kali dialamai orangtua.

Beberapa literatur psikologi menyebutkan kalau kondisi ini disebut sebagai separation anxiety disorder, dan kondisi ini sangat lumrah terjadi karena si kecil akan merasa cemas ketika berpisah dengan orangtuanya. Saya jadi ingat peristiwa beberapa waktu lalu ketika Bumi pertama kali masuk sekolah, ia pun melakukan gerakan mogok yang membuat saya stress. Untung saja, suami saya mengingatkan kalau sebagai orangtua nggak boleh merasa tegang atau merasa stress karena ini justru bisa menular ke anak. Benar, juga, sih, ketika alam bawah sadar orangtua merasa takut yang tercermin dari perkataan atau sikap, anak pun bisa merasa lebih terganggu lagi.

cara membuat anak semangat ke sekolah

Belajar dari pengalaman ini, saya pun akhirnya bisa belajar bagaimana harus bersikap ketika Bumi mulai menujukan sikap enggan ke sekolah. Harapannya, dengan melakukan 4 cara di bawah ini, anak saya bisa terus semangat ke sekolah.

Persiapkan sejak malam hari

Sebelum si kecil kembali ke sekolah, coba lebih dulu ajak mereka diskusi, karena anak usia di atas 3 tahun memang sudah bisa diajak diskusi. Ceritakan juga pengalaman kita ketika sekolah dulu, bagaimana serunya saat sekolah. Momen ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengajak si kecil menyiapkan keperluan sekolah, mulai dari seragam dan alat-alat sekolah. Biar tambah semangat, tanyakan juga apa yang ia makan untuk sarapan dan bekal ke sekolah sehingga ia punya motivasi untuk bersekolah.

Sekolah itu menyenangkan

Sekolah seharusnya bisa jadi tempat yang menyenangkan buat anak-anak. Dengan begitu, mereka pun tidak akan terbeban untuk berangkat ke sekolah, belajar, dan semangat karena bisa bermain dengan teman-teman sebayanya. Menurut saya, salah satu kuncinya adalah memberikan pemahaman pada anak bahwa sekolah menyenangkan. Sebisa mungkin, ketika bertemu anak pulang sekolah tidak perlu bertanya soal pelajaran. Tapi ganti pertanyaan kreatif sepulang anak sekolah dengan, “Gimana sekolahnya hari ini, menyenangkan nggak?“. Dengan begitu, anak pun akan berpikir hal apa saja yang membuatnya senang.

Belajar dengan cara yang menarik

Namanya juga anak kecil, ya, tentu ia belum paham kalau sekolah itu penting untuk masa depan. Sebagai orangtua, saya pun dituntut untuk bisa memutar otak bagaimana memberikan pemahaan pada Bumi kalau belajar itu merupakan hal yang menarik. Untuk itulah, saya dan suami pun belajar untuk mencari cara bagaimana belajar yang menyenangkan sehingga anak pun bisa tertarik. Salah satu cara saya memancing Bumi untuk belajar dengan cara yang menarik adalah memberikan beragam gambar dan tulisan yang saya print.

Cara membuat si kecil semangat ke sekolah

Belum lama ini saya mendapatkan informasi mengenai HP Deskjet 365 Series yang punya kemampuan multifungsi. Baik untuk mencetak, copy, memindai atau fax. Salah satu keunggulan yang dimiliki printer ini juga punya aplikasi HP Printables yang bisa kita unduh dari Google Play ataupun App Store. HP Printables ini menawarkan beragam konten web gratis untuk anak-anak. Bahkan konten lain seperti komik, resep, hingga art therapy pun bisa kita dapatkan secara gratis. Konten yang ada di dalamnya pun akan terus diupdate secara berkala, lho. Artinya, mau cetak papercraft atau pun foto jadi tidak terbatas. Asik, ya!  Berbeda dengan desain sebelumnya, printer yang satu ini punya tampilan desain yang lebih minimalis dengan warna putih biru. Cocoklah untuk di rumah.

Membuat surat rahasia

Berhubung anak saya, Bumi, sudah bisa menulis dan membaca, saya pun mulai membiasakan diri untuk membuat pesan kecil untuknya. Saya mengistilahkannya dengan surat rahasia. Biasanya, sih, ketika saya bilang punya surat rahasia untuknya dia jadi penasaran dan semangat. Pesan yang saya tulis juga nggak akan panjang. Hanya beberapa kata yang membuatnya semangat ke sekolah. Selain itu saya mulai melatih Bumi untuk menuliskan hal apa saja yang ia sukai dan tidak ia sukai selama di sekolah. Saya pun jadi tahu hal apa saja yang membuatnya enggan ke sekolah.

Syukurnya, empat cara ini sangat efektif diterapkan ke anak saya, Bumi. Mudah-mudahan saja, ke depannya anak lanang saya ini nggak melakukan aksi mogok lagi. Bagaimana dengan Mommies yang lain? Kalau punya kiat lainnya, boleh share, lho!


Post Comment