Mengenal 3 Metode Pendidikan

Sudah hunting sekolah dan bingung dengan berbagai macam metode pendidikan yang ada? Yuk mengenal 3 metode pendidikan yang banyak diterapkan saat ini.

Tahun ajaran baru memang masih bulan Juli nanti, tapi kenyataannya sudah banyak sekolah yang kuota penerimaan murid barunya nyaris penuh atau bahkan sudah full. Jika Anda masih mencari sekolah yang pas bagi si kecil, selain perlu mencari tahu biaya sekolah saat ini, kita juga perlu mencari metode pendidikan yang sesuai dengan pribadi anak-anak. Maka  sesuai ungkapan “tak kenal maka tak sayang”, kali ini saya coba mengulas tiga metode pendidikan yang cukup populer diadopsi di sekolah-sekolah masa kini.

Setelah memahami satu demi satu, mudah-mudahan kita bisa lebih mantap memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan karakter anak, ya mom…

Montessori

*Image dari thehomeschoolcompass.com

  1. Metode Montessori

Metode pendidikan Montessori ditemukan oleh seorang praktisi pendidikan dari Italia bernama Maria Montessori. Inti metode pendidikan Montessori adalah menekankan pada pentingnya hubungan antara berbagai aspek dalam kehidupan. Montessori juga meyakini adanya kebutuhan setiap orang untuk menemukan pekerjaan yang berarti bagi dirinya serta menemukan tempatnya sendiri di dalam dunia.

Program pendidikan di sekolah Montessori difokuskan pada lima hal, yaitu:

  • Praktek kehidupan. Anak-anak diajarkan berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari yang melibatkan keterampilan dan kemandirian, seperti mengikat tali sepatu sendiri, menyiapkan bekal makan, pergi ke toilet tanpa bantuan, dan membersihkan diri sendiri ketika mereka menumpahkan sesuatu.
  • Pendidikan kesadaran sensori. Dalam segi ini, anak dilatih untuk peka dalam menggunakan panca lima yang mereka miliki.
  • Seni berbahasa. Anak-anak didorong untuk terbiasa dan mampu mengekspresikan diri secara verbal. Anak-anak juga belajar mengeja, membaca, tata bahasa, serta kemampuan menulis.
  • Matematika dan geometri. Anak-anak diajarkan tentang angka, baik itu dengan menggunakan tangan maupun dengan alat.
  • Pendidikan budaya mencakup geografi, waktu, sejarah, musik, gerak, sains, dan seni.

Dalam pendidikan berbasis metode Montessori, anak belajar dengan cara mengerjakan tugas atau pekerjaan yang sesuai dengan minatnya. Alternatif jenis pekerjaan yang bisa dipilih antara lain membaca buku, mengerjakan puzzle, kegiatan seni, mainan yang menguji hubungan spasial, dan masih banyak lagi. Anak diberikan kebebasan untuk melakukannya secara berkelompok atau bekerja sendiri. Dalam keseharian, anak juga akan selalu ditanya apakah mereka ingin melakukan sesuatu atau membutuhkan bantuan.

Alternatif sekolah:

– Jakarta Montessori School
Jl. Durian No. 10, Jagakarsa, Jakarta Selatan
Telp.: 021-7272162
Website: www.jakartamontessori.com
– Indonesia Montessori School
Jl. Pondok Gading Utama Blok B No. 83, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Telp.: 021-92616269
Website: www.indomontessori.com

Selanjutnya kita akan berkenalan dengan Sekolah Alam


Post Comment