Donna Agnesia dan Darius Sinathrya: Bekali Anak dengan Kemampuan Bahasa Asing untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

“Knowledge is power. Information is liberating. Education is the premise of progress, in every society, in every family.” -Kofi Annan

Dari quote di atas sudah jelas bahwa ilmu pengetahuan memegang peranan penting dalam perjalanan hidup keluarga. Artinya ilmu pengetahuan bisa dijadikan kekuatan untuk mendapatkan sesuatu, sekaligus bisa menjadi warisan orangtua kepada anak-anak kelak ketika mereka menyongsong masa depannya.

Donna Agnesia dan Darius Sinathrya: Bekali Anak dengan Kemampuan Bahasa Asing untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

Bayangkan, bagaimana ilmu pengetahuan dapat memperbaiki taraf hidup dan membuat seseorang mempunyai nilai tawar yang tinggi di tengah masyarakat. Inilah yang “membangunkan” para orangtua untuk memberikan taraf pendidikan terbaik untuk anak-anaknya, termasuk public figure Donna Agnesia dan Darius Sinathrya yang baru-baru ini didaulat sebagai Brand Ambassador  EF. Mereka berdua tak hanya memberikan pendidikan formal untuk ketiga buah hatinya Lionel (8), Diego (6) dan Sabrina (4), tapi juga membekali mereka dengan kemampuan berbahasa  asing  yang  kelak dapat menjadi senjata andalan si kecil ketika harus bersaing di dunia pekerjaan.

Apalagi kini Indonesia sudah memasuki era globalisasi yang terlihat dari Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Sudah bisa dipastikan, kemampuan wajib yang dimiliki setiap anak adalah kemampuan berkomunikasi bahasa Inggris baik lisan maupun tulisan. Karena mereka akan bersaing dengan orang-orang dari belahan dunia lainnya, dan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional.

Mengenai persaingan ini sangat disadari oleh Darius dan Dona, mereka berdua sepakat menyekolahkan ketiga anaknya ke English First (EF) yang telah berpengalaman selama 30 tahun di Indonesia, dan telah memiliki 70 cabang yang tersebar di 26 kota.

“Kami sebagai orangtua harus mempersiapkan masa depan anak sebaik mungkin, dan kami tahu dan sadari bahwa  sekarang era globalisasi semakin ketat, artinya kesempatan semakin terbuka lebar, tapi juga persaingan semakin ketat. Nantinya anak-anak 15-20 tahun tidak hanya bersaing dengan orang-orang Indonesia, tapi juga orang-orang dari mancanegara. Sehingga kemampuan komunikasi dengan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris  menjadi hal yang sangat penting. Dan ketika mereka sudah kita bekali pendidikan berkomunikasi dengan bahasa Inggris yang memang digunakan sebagai bahasa internasional. Maka mereka akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk masa depan mereka, apapun bidang yang mereka tekuni,” tutur Darius sebagai Brand Ambassadors EF.

Temukan manfaat lain yang Donna dan Darius rasakan saat menyekolahkan ketiga buah hatinya di EF


Post Comment