Maksimalkan Kecerdasan si Kecil dengan 5 Makanan Ini

Kecerdasan anak tidak hanya perlu dilatih, namun juga harus didukung dengan asupan makanan yang mampu memaksimalkan kecerdasannya.

Berhubung hari  ini adalah  hari Gizi Nasional, nggak ada salahnya, ya, kalau saya membahas topik yang berkaitan dengan hal ini. Sebagai Ibu, saya sendiri cukup paham kalau kecerdasan anak  perlu didukung oleh banyak hal termasuk soal asupan makanan bergizi tinggi. Jadi, anak pintar bukan hanya karena faktor genetik semata.

Sebenarnya kalau membahas soal kercerdasan anak ini ruang lingkupnya sangat besar. Mulai dari cerdas secara spriritual, cerdas secara emosi dan sosial, dan tertunya cerdas secara akademis. Dari sini makin terbukti, ya, kalau kercerdasan anak ini dipengaruhi oleh banyak hal, termasuk asupan makanan yang bergizi.

Salah satu cara yang paling efektif untuk meningkatkan kercerdasan tentu dimulai dengan pemberian ASI eksklusif selama 9 bulan. Sudah banyak sekali penelitian yang membuktikan hal ini, salah salah satunya aalah studi di Denmark yang mengungkapkan bahwa bayi yang diberi ASI eksklusif selama 9 bulan mengalami pertumbuhan yang signifikan dan cerdas. Untuk menyukseskan pemberian ASI eksklusif ini kita pun perlu belajar manajemen ASI. Saya sendiri juga sangat yakin kalau kondisi sekarang ini jauh berbeda dengan zaman dulu, di mana orangtua sudah pada melek ASI.

Setelah ASI kita pun harus mengajarkan anak-anak untuk mengonsumsi makanan yang sehat. Kebiasaan ini bisa kita contoh dari pola hidup sehat di Jepang. paling nggak menu makanan yang diasup haruslah seimbang sehingga kebutuhan vitamin dan mineral anak pun bisa tercukupi.  Nah, berikut ada beberapa makanan yang dipercaya memapu merangsang pertumbuhan sel otak pada anak sehingga kecerdasan mereka pun jadi maksimal.

Oatmeal

Oatmeal

Sejak menganal MPASI, anak saya Bumi, sudah saya kenalkan denhan oatmeal.  Salah satu dari sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan nutrisi penting bagi otak. Menurut berbagi penelitian dan artikel kesehatan yang sudah saya ‘lahap’, oatmeal memberikan energi  untuk otak yang dibutuhkan anak-anak. Kandungan seratnya juga mampu menjaga kesehatan dan kecerdasan anak karena oatmeal ini kaya vitamin E, vitamin B, seng dan kalium yang membuat tubuh dan fungsi otak berfungsi secara optimal. Nggak mengherankan, ya, saya sering memilih hidangan oatmeal sebagai menu sarapan. Biar rasanya tambah enak, biasanya saya pun akan menambahkan dengan sedikit yogurt dan irisan buah.

Ikan-ikanan

Wah, untuk makanan yang satu ini semua Mommies pasti sudah tidak meragukan lagi kandungan dan manfaatnya untuk otak, ya. Biasanya, ikan yang paling disarnkan untuk meningkatkan kecerdasan otak anak adalah ikan salmin karena ikan yang satu ini punya kandungan asam lemak omega-3 dan asam eikosapentanoat (EPA)  yang sangat tinggi dan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Para pakar kesehatan juga menunjukkan bahwa seseorang yang memperoleh asupan asam lemak, akan punya pikiran yang lebih tajam.

Kacang-kacangan

Saya ingat sekali, dulu ketika saya mulai memberikan Bumi MPASI, Mama saya selalu menyarankan agar saya memberikan Bumi kacang merah. Katanya, “Kacang merah itu bagus untuk marangkasang kecerdasan anak, kamu dulu juga sering banget Mama kasih kacang merah”. Ternyata memang benar, sih, kacang merah memang  juga ini kan memang serat, vitamin, serta mineral. Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung asam lemak omega 3 yang bermanfaat untuk pertumbuhan dan fungsi otak.

Telur

Nah, makanan yang paling mudah diolah ini juga masuk dalam jajaran makanan yang bisa merangsang kecerdasan otak anak.  Selain kaya akan protein, kuning telur yang bermanfaat untuk kecerdasaan, kuning telur juga terbukti mengandung kolin yang dapat membantu perkembangan memori. Walaupun begitu, bukan berarti makanan ini bisa dikonsumsi setiap saat, ya. Biar bagaimana pun anak-anak kita perlu asupan makanan yang sangat beragam. Menurut para ahli dari Mayo Clinic, konsumsi 4 butir telur per minggu masih aman dan tidak akan meningkatkan risiko penyakit.

Sayuran dan buah-buahan

Selain butuh lauk seperti telur dan ikan-ikanan, anak kita tentu saja butuh sayuran berwarna dan buah-buahan. Misalnya, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam, di mana sayuran ini memang kata akan nutrisi dan antioksidan  yang bisa membantu merangsang pertumbuhan sel-sel otak jadi sehat. Memang sih, nggak semua anak-anak yang dengan sukarela melahap sayur sayuran, kita sebagai orangtua yang perlu mencari cara supaya mereka mau mengonsumsinya.  Selain ragam sayuran, si kecil pun butuh buha-buahan yang beragam khususnya buah berry, yang memiliki kandungan antioksidan dengan kadar yang tinggi serta vitamin C.

 

 

 


Post Comment