5 Hal yang Jangan Diucapkan Suami Pada Istri yang Sedang Hamil

Ditulis oleh: Lariza Puteri

Untuk suamiku tersayang, jangan pernah katakan 5 hal ini pada saya istrimu yang sedang hamil ini :D.

Tahu dong, salah satu yang mengalami dampak paling dahsyat saat kita hamil adalah emosi, selain fisik tentu saja. Apalagi jika kondisi kehamilan kita nggak terlalu lancar. Tidak semua kehamilan berjalan indah seindah senyumnya Kate Middleton di foto. Seperti kehamilan kedua saya ini. Tulang rusuk selalu terasa sakit, mau pagi, siang, sore dan bahkan malam hari saat tidur. Kalau kata dokter sih, ini akibat otot ligamen saya yang sudah tak setebal dulu dibanding kehamilan pertama, jadinya rasa nyeri yang saya rasakan bisa berkali-kali lipat.

Kembali ke urusan drama yang berkaitan dengan emosi, salah satu yang membuat saya sering senewen dulu kalau suami saya suka asal bicara. Saya tahu dia tidak bermaksud apa-apa, masalahnya emang saya aja lagi super sensi. Untungnya di kehamilan kedua suami saya sudah belajar :D. Jadi dia pun sangat menjaga ucapannya dan (ini penting),tidak pernah bilang tidak kalau saya minta dipijit, hahaha.

Mengingat masa hamil saya dulu, memang ada beberapa kalimat yang sebaiknya dipikir baik-baik oleh para suami sebelum diucapkan. Ini listnya:

1. “Kamu kan hari ini nggak kemana-kemana, kok bisa kecapean?”
Untuk jawaban yang emosional, saya akan menjawab, “Helow, pak suami, kami para ibu hamil sedang menciptakan orang di dalam perut!” Belum lagi saat kehamilan sudah mulai besar. Beban yang harus dibawa setiap hari setidaknya 2 kg. Dan beban ini digendong tanpa bantuan tangan untuk menahannya. Terbayang, kan, bagaimana lelahnya?

2. “Ahahahah…… hidung dan betis kamu kenapa jadi gemuk sih? “
Dan, saya pun menangis. Mungkin maksud suami saya bercanda, walaupun memang benar betis dan hidung saya terlihat membesar. Tapi kan saya tersinggung. Tahu sendiri kalau urusan berat badan dan penampilan itu hal sensitif untuk para perempuan. Intinya, para suami, sudahlah jangan memberi komentar apapun tentang perubahan fisik istri yang lagi hamil.

3. “Jangan manja dong dek”
Well, mungkin memang saat hamil saya memang berubah jadi perempuan yang masuk dalam kategori kelompok musik Manis Manja Group. But seriously, perempuan hamil nggak boleh manja? Coba bayangkan, 9 bulan lebih membawa-bawa janin di dalam perut, ditambah rasa pegal, lelah dan sakit. Belum lagi mual di awal trimester dan bentuk tubuh yang berubah.

4. “Nggak ah, nggak mau bercinta dulu… takut kamu kenapa-kenapa!”
Selama dokter tidak melarang ibu hamil untuk berhubungan seks, ya berarti aman-aman saja. Jadi, kalau istri Anda yang lagi hamil mengajak berhubungan seks, lakukan saja tanpa perlu merasa takut. Selama nggak berbahaya, why not?!

5. “Tuh kan…. nangis lagi”
Salahkan yang namanya hormon :D. Untuk informasi kepada para suami, kalau ibu hamil menangis, itu tidak selalu karena kami merasa sedih lho! Bisa juga karena kami bahagia, karena kami terharu atau karena kami kesal :p. Satu hal yang perlu diingat, apapun penyebab ibu hamil menangis, peluklah dia!

Intinya adalah, selama istri hamil memang suami perlu segudang kesabaran dan pengertian. Karena setelah masa kehamilan usai, biasanya drama itu selesai kok…. dan berganti dengan drama baru…. hahaha.


Post Comment