Hidup Itu Indah, Maka Rayakanlah…

Hari terakhir di tahun 2015, kalau kita punya kesempatan untuk memutar kembali hidup kita di sepanjang tahun ini, apakah kita akan tersenyum, bersedih, puas dengan pencapaian atau sebaliknya?

Halo Mommies, selamat memasuki tahun baru 2016 yang tinggal sebentar lagi, ya. Apa rencana untuk malam ini? Sudah ada acara seru bersama keluarga di luar rumah atau cukup keruntelan bersama keluarga di rumah? Nggak masalah pilihan apapun yang Anda ambil, rasa-rasanya selama itu masih bersama keluarga pasti akan menyenangkan, iya nggak?

Eh, tapi ya, malam tahun baru saya kali ini juga nggak bersama suami dan anak-anak sih. Tapi saya tetap happy kok ternyata. Bukan apa-apa, masalahnya sudah dua tahun terakhir ini saya selalu pergi keluar kota di malam tahun baru bersama suami dan krucil. Nah, tahun ini saya ingin menemani mama saya di rumah, makan kue dan nonton film favoritnya. Berhubung anak-anak kekeuh mau liburan bersama para sepupu mereka dari pihak suami saya, ya monggo saja, hanya semalam kok.

Bicara tentang akhir tahun bagi saya bicara tentang apa yang sudah terjadi sepanjang tahun 2015 ini. Semacam review singkat tentang perjalanan hidup saya selama satu tahun. Dan sama seperti dua sisi mata uang, saya pun juga mengalami apa itu yang namanya bahagia dan kesuksesan, sekaligus apa itu yang namanya kesedihan, kecewa dan kegagalan. Dan untuk saya, kedua sisi itu patut dirayakan.

Kata siapa celebrate itu hanya identik dengan hal positif? Iya, bahkan kegagalan pun bisa dirayakan agar menjadi pengingat kita dan membuat kita berusaha lebih keras dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Bukan merayakan kejadiannya, tapi merayakan dampak dari kejadian yang saya alami karena biasanya ada pelajaran yang saya terima dan ini yang membuat saya menjadi pribadi yang lebih baik. Bicara tentang perayaan, ini beberapa kejadian di tahun 2015 yang saya ‘rayakan.”

Hidup itu indah

– Saya merayakan pertama kali serunya menjadi IRT yang sidejob sebagai writer dan stylist. Ini membuat saya menyadari bahwa pun penghasilan nggak sebesar saat bekerja kantoran, ternyata bisa kok mencukupi kebutuhan saya pribadi (asal saya coret daftar belanja fashion item setiap bulan). Minimal saya tetap punya penghasilan.

– Saya merayakan pertama kalinya saya nyemplung di dunia media digital saat akhirnya saya kembali bekerja kantoran. Ini membuat saya belajar banyaaaak hal baru karena selama ini saya asik di media cetak.

– Saya merayakan masuknya si bungsu ke Sekolah Dasar. Dari sini saya belajar bahwa masing-masing anak itu memiliki minat berbeda terhadap pelajaran, dan cara menyikapi hari pertama sekolah juga berbeda.

– Saya merayakan pertama kalinya kecewa terhadap seseorang yang dekat dengan saya sehingga membuat saya menangis cukup lama. Saya pun belajar sejauh apa saya bisa mentoleransi sikap seseorang.

– Saya merayakan pertama kalinya kehilangan seorang sahabat akibat sakit kanker. Ini benar-benar membuat saya sadar bahwa jangan pernah menunda untuk bertemu dengan orang yang kita anggap dekat, karena kita nggak pernah tahu kapan hari terakhir kita hidup.

– Saya merayakan perkenalan saya dengan Young Living Essential Oil. Eits, ini bukan diendorse, tapi saya benar-benar merasakan dampak positif terhadap tubuh saya. Konsumsi obat kimia jauh berkurang :D.

– Saya merayakan perkenalan pertama anak-anak pada mesin tik karena mereka menonton film “Goosebumps”. Mereka jadi suka menulis cerita untuk kemudian disimpan dalam sebuah map. Saya belajar bahwa hal yang mungkin kita anggap kuno atau sudah tidak berguna ternyata menarik di mata orang lain.

– Saya merayakan ulangtahun pernikahan yang sudah memasuki tahun ke-11 (yeaaaay). Percayalah, semakin lama usia pernikahan Anda, Anda akan memahami bahwa jenis masalah yang dihadapi pun berbeda.

Well, masih banyak daftar kejadian yang bisa saya rayakan di sepanjang tahun 2015 ini. Pertama kali menginjakkan kaki di negara Korea, pertama kali belajar makeup, dan pertama-pertama lainnya. Mungkin Anda juga bisa memulai membuat daftar hal-hal yang patut Anda rayakan di sepanjang tahun 2015 ini!

At the end, hidup itu indah kok. Jadi, jangan segan untuk merayakan setiap pencapaian kita sebagai seorang pribadi, seorang ibu, seorang isteri, seorang anak, seorang teman dan sejuta status lain yang kita sandang .

Selamat menyambut tahun baru Mommies.


Post Comment