Kenapa Takaran Pasta Gigi Anak Harus Sesuai?

Meskipun terlihat sepele, ternyata pemberian pasta gigi pada anak harus diperhatikan. Soalnya kalau berlebihan malah bisa merusak gigi.

Siapa yang terbiasa memberikan pasta gigi pada anak dengan takaran yang banyak? Misalnya, sampai pasta gigi tersebut menutupi seluruh permukaan bulu sikat gigi. Ternyata, kebiasaan ini keliru, lho.

pasta gigi anak

Fakta ini saya ketahui lewat penjelasan drg. Ratu Mirah Afifah GCClinDent., MSDc, Head of Professional Relationship Oral Care, PT Unilever Indonesia Tbk. Waktu itu, ia menjelaskan, “Anjurannya kalau untuk anak-anak, pasta gigi ukuran sebesar biji jagung itu sudah cukup. Sesuai bentuk anatomi rongga mulut dan giginya yang masih kecil-kecil,” ujarnya.

Artinya, pasta gigi yang kita berikan untuk anak sebaiknya tidak perlu berlebihan, cukup sebesar biji jagung saja. Selain dikarenakan rongga mulutnya yang masih kecil sehingga ukuran tersebut sudah cukup membersihkan gigi anak seluruhnya, pemberian pasta gigi berlebih ternyata dikhawatirkan akan menimbulkan efek yang tidak baik pada kesehatan gigi anak.

Sebenarnya efek yang ditimbulkan ini memang tidak terlepas dari kandungan fluoride dalam pasta gigi. Penggunaan pasta gigi berfluoride yang berlebihan bisa menyebabkan perubahan warna ringan pada gigi, bercak putih pada gigi. Kondisi ini disebut dengan fluorosis, di mana hal ini  diakibat anak-anak tanpa sengaja menelan pasta gigi fluoride. Benar saja, sih, ya, biar gimana anak balita masih sering menelan pasta gigi tanpa sengaja.

Nggak heran kalau akhirnya para dokter ggi menganjurkan anak di bawah dua tahun tidak perlu menggunakan pasta gigi yang berfluoride. Untuk itulah pemilihan dan pemberian pasta gigi anak perlu di perhatikan.

Oh, ya, waktu itu drg. Mirah sempat menjelaskan kalau risiko timbulnya fluorosis pada gigi anak akan semakin besar kalau  kalau air yang digunakan memiliki kandungan fluoride. “Ada satu penelitian yang mengatakan, kalau air didaerah tersebut sudah mengandung fluoride. Dan diminum setiap hari. Dampaknya terjadi ketika kombinasi antara air berflouride dengan kebiasaan menelan pasta gigi. Nantinya akan memicu timbulnya fluorosis,” ungkapnya.

Sekarang saya pun jadi lebih paham kalau  gigi anak yang kuat dan sehat membutuhkan fluoride dalam konsentrasi yang pas. Jika berlebihan, dampaknya malah membuat kondisi kesehatan gigi terganggu.

 

 

 

 

 


Post Comment