Bahan Kosmetik Berbahaya Untuk Ibu Hamil

Ditulis oleh: Monik Wulandari

Hmm… Sebelumnya hal ini tidak pernah menjadi perhatian saya, lho. Tapi semenjak hamil saya memang jadi lebih teliti, sih. Jadi, ini 6 bahan kosmetik berbahaya untuk ibu hamil.

Gara-garanya, suatu pagi ibu saya mengirim SMS berbunyi begini, “Kak, liat infotainment nggak tadi? Si artis A kan tadi ke Rumah Sakit tempat Kakak bayi tabung. Kok, dia disuruh jangan dandan, sih? Emangnya ngaruh?” Penasaran, agak siang saya mencari-cari infotainment di tv—kan, biasanya beritanya satu, lalu diulang-ulang seharian ya.

Benar saja, si artis tersebut sedang diwawancara bersama sang dokter yang menyarankannya untuk tidak mengenakan kosmetik. Saya lantas berpikir, kenapa dokter saya tidak memberikan saya pantangan ya? Apa mungkin tiap kunjungan ke dokter, saya tampil nude alias berdandan apa adanya? Hehehe. Padahal saya termasuk gemar mencoba kosmetik baru lho, dok (in case dokter saya ikutan baca).

Alhasil, saya pun mencoba browsing, bahan makeup apa yang disebut tidak aman dan menemukan beberapa nama campuran kimia yang tidak hanya berbahaya untuk ibu hamil namun juga membahayakan sang jabang bayi.

bahan kosmetik berbahaya untuk ibu hamil

1. Phthalates
Ini merupakan senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai macam produk sehari-hari, mulai dari pipa PVC hingga campuran formula parfum, cat kuku, dan deodoran, untuk membuat wanginya lebih tahan lama. Bahayanya? Meski masih dalam penelitian, tapi dituliskan bahwa bumil yang memiliki kandungan Phthalates cukup tinggi dalam tubuhnya dapat membuat hormon testoteron pada bayi laki-laki berkurang sebanyak 34 persen! Selain itu juga ada risiko akan kelahiran prematur.

2. Diazolidinyl Urea
Zat ini biasanya digunakan untuk bahan pengawet, karena memiliki fungsi untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Biasanya digunakan sebagai pengawet campuran kosmetik. Bahayanya? Jika diaplikasikan pada tubuh, dapat mengakibatkan radang kulit, luka bakar, perih dan gatal.

3. Oxybenzone
Senyawa kimia ini memiliki kemampuan untuk melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB yang terdapat dalam kandungan sunscreen. Bahayanya? Dikatakan sebagai sebuah racun yang dikandung oleh sunscreen, dan diperdebatkan sebagai salah satu pemicu terjadinya kanker kulit. Juga dihubung-hubungkan sebagai penyebab bayi lahir dengan berat badan rendah.

4. Retinol, Retinoid dan Retin-A
Nama-nama zat tersebut merupakan senyawa turunan dari vitamin A yang dapat merawat dan memperbaiki kulit dari kerutan, kusam dan kendur. Bahayanya? Meski termasuk senyawa yang bersifat ringan, namun pada kulit sensitif dapat mengakibatkan alergi dan iritasi ringan. Dan bagi janin Anda, dapat mengakibatkan cacat tubuh hingga ginjal membalon.

5. Accutane (Isotretinoin) dan Tetracyclines
Accutane adalah bahan obat jerawat yang dapat bekerja secara cepat dan instan dengan cara mengeringkan selaput lendir kulit. Sedangkan Tetracyclines merupakan bahan obat antibiotik untuk mengatasi infeksi kulit, termasuk jerawat.
Bahayanya? Kedua zat ini dilarang untuk dikonsumsi bumil karena dapat menyebabkan bayi cacat otak, jantung dan pembuluh darah.

6. Salicylic Acid
Zat aktif ini biasanya terdapat pada produk anti jerawat dan toner yang bekerja dengan cara mengelupas lapisan atas kulit untuk membuka folikel yang tersumbat. Bahayanya? Senyawa yang terserap dalam aliran darah ini dapat menyebabkan pendarahan pada janin, dan bayi lahir bisu tuli.

Sekarang ini, daripada parno terus menerus, saya lagi rajin-rajinnya mencoba racikan-racikan organik yang dapat dibuat sendiri agar kehamilan tetap aman terjaga dan tampilan tetap cantik. Tunggu resep organik saya untuk masker, lulur dan foot scrub ya :).


Post Comment