5 Motivasi Agar Tetap Semangat Berolahraga

Selalu saja ada alasan untuk mengindar dari kegiatan yang bernama olahraga. Sebelum berkepanjangan, coba jadikan hal-hal berikut sebagai penyemangat Anda.

Bertahun-tahun melakukan olahraga, bukan berarti saya sudah bebas merdeka dari rasa malas untuk melakukan olahraga, loh! Selalu saja ada alasan atau halangan untuk menjalaninya. Godaan yang paling sering hadir adalah rasa lelah setelah seharian berurusan dengan kegiatan rumah tangga dan mengurus dua anak. Pastilah Mommies paham bagaimana “meriahnya” mengurus seorang balita dan seorang bayi seorang diri. Selain itu, ada juga godaan lain untuk menunda olahraga. Godaan-godaan semacam ini jelas harus saya lawan. Karena sekali saja saya mengikuti, akibatnya rasa malas akan terus-terusan datang.

Pentingnya berolahraga

Banyak cara yang saya lakukan agar tetap semangat menjalani rutinitas ini dan tidak menundanya. Kecuali saat saya benar-benar berhalangan karena hal yang penting, biasanya saya hanya melakukan stretching selama beberapa menit. Sayangnya, tetap saja ada saat ketika mood saya untuk melakukan olahraga mendadak turun. Nah, di sinilah pentingnya motivasi dari diri sendiri untuk tetap melakukan olahraga tanpa dipengaruhi oleh mood, meski PMS melanda.

Walaupun terlihat sederhana. Inilah beberapa hal yang selalu memotivasi diri saya untuk melakukan olahraga secara rutian, di antaranya :

  • Keinginan untuk memelihara kesehatan sampai tua. Bolehlah saya bercita-cita tetap sehat dan bisa jalan-jalan kesana kemari meski usia sudah di atas limapuluh tahun atau enampuluh tahun. Belajar dari penyakit yang diderita oleh almarhumah ibu dan almarhum bapak, saya pun ingin bebas dari diabetes, kolesterol tinggi, asam urat ataupun penimbunan lemak di jantung saat tua nanti. Menyenangkan ya jika saat tua nanti tidak perlu harus minum obat ini dan itu.
  • Bisa melampaui batas diri. Ketika pertama kali mencoba olahraga lari, saya harus menyerah sebelum mencapai 500 meter. Karena saya bercita-cita suatu hari nanti bisa menikmati olahraga lari dalam rentang waktu dan jarak yang panjang, maka saya mulai menargetkan jarak dan waktu saat berlari. Hingga sekarang, lari adalah salah satu jenis olahraga yang paling saya nikmati dengan durasi yang lama.
  • Lengkapi diri dengan perlengkapan olahraga yang berwarna-warni. Wanita manapun pasti suka barang-barang yang penuh warna, terutama warna cerah. Nah, demikian dengan perlengkapan olahraga yang saya miliki. Sport bra warna kuning hingga pink cerah, sepatu olahraga warna ngejreng, botol minum dengan desain yang imut hingga yoga mat berwarna ungu. Warna-warni ini yang selalu mendongkrak semangat saya dalam berolahraga. Plus, warna pula yang menjadi alasan bagi saya untuk berbelanja perlengkapan olahraga.

motivasi olahraga

  • Tetap bisa makan enak sampai tua. Ketika bertambah tua, almarhum kedua orangtua saya memiliki banyak pantangan dalam pemilihan menu makan. Kebayang kan, biasanya bisa comot ini-itu, mendadak tidak boleh dimakan meski dalam porsi sedikit. Duh, rasanya sedih ya. Perihal ini yang menyemangati saya untuk terus rutin berolahraga agar kadar lemak di tubuh seimbang. Paling nggak, saat tua nanti saya nggak dipantang makan sate kambing deh ya.

Demi menunjang keberhasilan rutinitas olahraga, saya selalu membuat jadwal mengenai jenis kegiatan olahraga apa saja yang akan saya lakukan. Tujuannya untuk meminimalisir rasa jenuh saat melakukan olahraga karena saya selalu melakukan olahraga di dalam rumah. Biasanya, jadwal olahraga ini akan saya ubah setelah empat belas hari dijalani. Untuk jenis olahraga yang akan dilakukan, saya lebih sering melihat dari YouTube.

Nah, sekarang saatnya Mommies menemukan motivasi untuk merutinkan kegiatan olahraga. Dijamin, setelah berhasil memotivasi diri, tidak ada lagi alasan untuk menunda atau bolos dari kegiatan olahraga. Selamat berolahraga ya, Mommies!