Rumah Juga Perlu Dipelihara Kesehatannya

Ditulis oleh: Nayu Novita

Tidak hanya tubuh yang perlu dijaga kesehatannya tapi juga rumah tempat tinggal kita. Ini 6 cara untuk memiliki rumah sehat.

Kalau selama ini kita selalu menjaga kesehatan tubuh dengan mengonsumsi makanan sehat, rutin berolahraga dan memiliki pola pikir  yang positif, jangan sampai kita melupakan satu hal lagi: Kesehatan Rumah! Rumah yang masuk kategori sehat tentunya ikut memengaruhi kualitas hidup orang-orang yang tinggal di dalamnya, ya kan? Ini beberapa tips yang berusaha saya terapkan:

Rumah yang sehat

*Gambar dari sini

  1. Bersih, bersih, bersih!

Sejalan dengan kata pepatah “bersih pangkal sehat”, poin pertama yang wajib dipenuhi untuk menciptakan sebuah rumah yang sehat adalah memelihara kebersihannya. Artinya, nih, bukannya cuma dalam rangka kedatangan tamu atau menjelang hari raya (sambil nunjuk ke diri sendiri!), acara bebersih rumah perlu menjadi bagian dari kegiatan rutin harian. Di rumah kami, selain acara bersih-bersih, saya juga berusaha menjaga supaya rumah awet kinclong dengan memberlakukan peraturan “buang sampah harus di tempatnya” dan “cuci kaki setelah main di luar”.

  1. Bebas alergi

Tips ini saya dapatkan dari seorang teman—yang kebetulan punya riwayat alergi secara turun-temurun. Anaknya yang paling kecil bisa sampai bersin-bersin dan biduran kalau sampai terpapar debu. Selain rajin beres-beres rumah, teman saya itu juga menghindari barang-barang yang bisa “menarik” debu di rumahnya, seperti furnitur dengan banyak ukiran, pernak-pernik dekorasi berukuran kecil. Mereka juga rutin mencuci tirai, selimut, handuk, taplak meja, dan kain-kain rumah tangga lainnya, agar selalu bebas debu.

  1. Bebas “racun”

Polusi dalam bentuk bahan-bahan kimia berbahaya bukan cuma bisa ditemukan di luar sana, tetapi juga di dalam rumah. Coba tengok daftar belanjaan bulanan, pasti ada barang sehari-hari yang sekilas tampak tak berbahaya namun sebenarnya bisa mendatangkan malapetaka kalau sampai singgah ke tangan si kecil. Sebut saja misalnya cadangan obat-obatan, cairan pembersih keramik, deterjen cair, dan bahan-bahan kimia rumah tangga lainnya. Biar aman, simpan barang-barang tersebut di dalam lemari tertutup yang jauh dari jangkauan anak-anak. Perhatikan juga pasca pemakaian agar limbah rumah tangga tak disalahgunakan.

Rumah sehat

*Gambar dari sini

  1. Udara segar

Kualitas udara di dalam rumah juga penting dipelihara. Untuk menghalau kuman yang beterbangan di udara, pastikan ventilasi udara di rumah berfungsi dengan baik. Setiap pagi, buka pintu dan jendela agar udara segar dan sinar matahari bisa leluasa masuk ke dalam rumah. Untuk ruangan yang lembap dan minim ventilasi seperti kamar mandi dan gudang, ada baiknya jika kita menggunakan exhaust-fan agar udara lembap bisa terhisap keluar ruangan. Oh iya, saat sedang memasak, pastikan juga exhaust-fan dalam keadaan menyala supaya asap dan aroma masakan tidak menyesaki ruangan di dalam rumah.

  1. Pewangi ruangan alami

Aromaterapi sudah populer digunakan sejak lama. Selain berguna memperbaiki mood yang kurang bersahabat, banyak pakar juga membuktikan manfaat aromaterapi untuk kesehatan. Di rumah, aromaterapi biasa digunakan untuk menciptakan suasana nyaman dan menenangkan—terutama untuk di kamar tidur. Kalau Anda juga salah satu penggemarnya—seperti saya, ada baiknya memilih pengharum ruangan alami sebagai pengganti wangi-wangian sintetis yang—menurut sebuah penelitian, dinyatakan berhubungan dengan peningkatan risiko serangan asma dan alergi. Bunga segar (favorit saya: melati dan kamboja), irisan lemon, dan bubuk kopi adalah beberapa contoh pewangi ruangan alami yang bisa digunakan.

  1. Aman

Standar keamanan bukan hanya perlu diberlakukan di tempat-tempat umum, tetapi juga di dalam rumah kita. Ada beberapa area rumah yang perlu mendapatkan perhatian khusus—terutama bagi pasangan yang masih punya anak balitai. Memasang pagar pengaman di sekitar tangga dan kolam (kolam renang & kolam ikan) juga penting untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Pastikan juga pisau, gunting, dan benda-benda tajam lainnya tersimpan aman di lemari dapur. Untuk menghindari anak-anak terpeleset lantai kamar mandi yang licin, saya menggunakan keset antislip bergambar binatang yang lucu. Bisa sekaligus berfungsi untuk elemen dekorasi, kan?

Rumah sehat2

*Gambar dari sini

Jadi jangan lupakan si rumah ya mom, agar  dia juga tetap sehat.


Post Comment