Usia Ideal Memberikan Edukasi Narkoba Kepada Anak

Menurut Psikolog anak dan keluarga, Irma Gustiana A,M.Psi, Psi momen paling tepat untuk memberikan edukasi tentang narkoba kepada si kecil adalah saat ia menjelang remaja, mengapa demikian?

Usia Ideal Edukasi Narkoba kepada Anak

Gambar dari sini

Saya pikir orangtua mana yang tak khawatir akan bahaya narkoba? (tidak terkecuali saya). Tapi yaaa, nggak juga berarti harus parno dong ya, Mommies. Karena inilah bagian dari tugas dan tantangan sebagai orangtua. Kalau sudah mulai pusing, ingat saja hal-hal menyenangkan yang pernah dan masih kita terima sebagai orangtua. Selain pendidikan tentang narkoba, yang tak kalah penting adalah edukasi seks yang seharusnya menjadi tanggung jawab kita, orangtuanya.

Untuk edukasi narkoba kepada si kecil, tak perlu cari cara yang “ngejelimet” kok, Mommies untuk melakukannya, misalnya melalui story telling. “Melalui kegiatan story telling, orangtua bisa mengenalkan anak mengenai bahaya narkoba yang masuk ke lingkungan sekolah, terutama untuk anak usia sekolah dasar” jelas Irma Gustiana A,M.Psi, Psi  (Psikolog Anak dan Keluarga) dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia dan Klinik Rumah Hati. Hal sederhana lainnya yg bisa Anda lakukan adalah:

  1. Memberikan informasi yang terkait dengan pengedaran obat-obat terlarang seperti permen atau jajanan yang ada dilingkungan sekolah yang mungkin saja mengandung obat-obatan terlarang.
  2. Memberikan informasi mengenai pengaruh atau bahaya yang bisa ditimbulkan akibat penggunaan Napza tersebut, misalnya jika menggunakan narkoba tidak bisa menjadi pilot seperti yang dia idam-idamkan.
  3. Bila anak usianya lebih dewasa atau menginjak remaja bisa diikutsertakan pada aktivitas penyuluhan yang biasa diadakan oleh lembaga BNN (Badan Narkotika Nasional) atau lembaga kesehatan lainnya.

Saat memberikan informasi-informasi di atas sebaiknya di waktu yang tepat – seperti saat menonton televisi bersama, ada berita tentang narkoba. Di sinilah Mommies, bisa menciptakan momen diskusi, obrolan masih dalam suasana santai, tapi sarat dengan informasi yang tanpa ia sadari cukup berbobot.

Mengenai usia yang paling tepat, Irma mengingatkann sebaiknya memberikan edukasi atau penyuluhan narkoba dan miras saat anak menjelang remaja atau pra puber. “Di usia ini anak sudah bisa berpikiran abstrak dan logikanya juga sudah berkembang, sehingga ketika si pra puber diberikan informasi mengenai penyalahgunaan narkoba maka daya nalarnya sudah dapat berfungsi dengan baik, sehingga ia mampu membuat hubungan sebab akibat” jelas Irma.

Contoh konkretnya Mommies bisa memberikan ilustrasi misalnya bila saya mengonsumsi narkoba, maka saya akan mengalami kecanduan, yang menyebabkan tubuh akan mengalami sakit berkepanjangan. “Sementara pada anak usia balita atau usia sekolah awal pemahamannya masih sangat sederhana sehingga yang harus diajarkan adalah menolak pemberikan orang lain yang mengiming-imingi “permen” atau makanan tertentu tanpa seijin orangtuanya.” Tambah Irma seraya melengkapi jawabannya.

Selanjutnya, yang tak kalah penting! Cara agar si kecil memiliki self control yang baik.


Post Comment