Apa yang Perlu Dilakukan Saat Anak Terpisah Dari Orangtua di Tempat Umum?

Self

fiaindriokusumo・13 Nov 2015

detail-thumb

Ada hal-hal yang wajib kita ajarkan ke anak agar ia tahu apa yang harus ia lakukan jika terpisah dengan kita, orangtuanya, di tempat umum.

Setiap kali pergi ke mall, tempat wisata atau tempat umum lainnya, saya selalu berusaha jangan sampai pandangan mata saya terlepas dari anak-anak. Sebentar saja anak-anak nggak terlihat mata, saya langsung panik. Jadi, saya selalu meminta mereka memegang tangan atau saat lagi sibuk membayar belanjaan di kasir, saya selalu bersuara untuk memanggil nama mereka memastikan mereka  berada di dekat saya.

Sebelumnya, saya pernah menulis kalau ternyata meminta anak-anak untuk jangan suka bicara dengan orang asing itu tidak disarankan. Menyambung tulisan ini, sekarang saya mau menyampaikan ilmu lainnya yang saya dapat dari mbak Anna Surti Ariani, Psi mengenai apa yang bisa kita ajarkan ke anak-anak sesuai tahapan usia merek,  kalau (knock on wood) mereka terpisah dengan orangtua.

Saat anak terpisah dengan orangtua

*Gambar dari sini

Anak usia 1 – 3 tahun:

  • Harus tahu nama panggilannya
  • Harus tahu nama orangtua
  • Jika berjalan maksimal 3 langkah jauhnya dari orangtua berada
  • Anak usia 3 – 5 tahun:

  • Harus tahu nama lengkapnya
  • Harus tahu nama lengkap orangtua dan alamat rumah
  • Kartu nama orangtua harus ada di tas si anak
  • Katakan untuk tetap di tempat jika terpisah dan orangtua akan mencari
  • Anak usia 5 – 7 tahun:

  • Hapal nomor telepon orangtua
  • Tahu siapa yang akan dikontak selain orangtua
  • Tahu harus menemui siapa jika terpisah dari orangtua (misal: security, ibu-ibu yang membawa anak)
  • Meminta tolong orang yang dipercaya untuk menelepon orangtua
  • Tidak menerima barang atau makanan dari orang lain
  • Anak usia di atas 7 tahun:

  • Tahu tempat aman untuk berkumpul dengan orangtua. Misalnya, jika pergi ke mall, tentukan satu tempat untuk anak menunggu jika terpisah nanti
  • Jika ingin memisahkan diri, jangan sendirian
  • Jangan mau masuk ke mobil orang lain tanpa ada orangtua
  • Apa yang bisa dilakukan oleh orangtua saat anak hilang?

    Selain mengajarkan anak, kita pun sebagai orangtua juga harus mengetahui langkah-langkah apa yang perlu kita lakukan jika anak menghilang:

  • Panggil kencang-kencang nama si kecil
  • Segera cari staf toko atau satpam dan jelaskan situasinya
  • Tunjukkan foto terakhir anak (inilah mengapa penting setiap kali pergi selalu foto bersama terlebih dahulu, agar kita ingat tampilan anak yang terakhir seperti apa)
  • Jelaskan identitasnya (Nama, ciri-ciri, pakaian yang dikenakan)
  • Jika kita membawa lebih dari satu anak, selalu pegang atau gendong anak yang satu. Jangan sampai karena terlalu panik mencari anak yang hilang kita malah abai terhadap anak yang satu.
  • Saat anak terpisah dengan orangtua2

    *Gambar dari sini

    Sebagai sesama orangtua yang peduli dengan anak, apa yang bisa kita lakukan jika ada anak hilang di sekitar kita?

  • Kenali wajahnya
  • Perhatikan ciri khasnya
  • Tatap matanya dengan ramah dalam posisi eye level lalu sampaikan kalau kita mau membantu
  • Tanya nomor telepon orangtuanya atau orang yang dia rasa nyaman untuk ditelepon
  • Bantu dia untuk menelepon
  • Menurut Anna Surti, lebih baik kita MALU karena ternyata anak ada di sekitar kita, daripada menyesal karena dia hilang. Well mom, menjadi orangtua zaman sekarang memang tantangannya lebih 'seru' ya. That's why penting bagi kita untuk terus membekali anak :).