Yang Perlu Dilakukan Saat Membuat MPASI

Ditulis oleh: Lariza Putri

Ada aturan tersendiri saat menghangatkan MPASI yang telah dibekukan. Dan, penting ternyata membuat tabel daftar MPASI.

Salah satu tantangan seru tentang tahapan makan bayi adalah waktu saya harus mengenalkan makanan padat alias MPASI. Mulai dari menentukan MPASI pertama yang perlu dicoba hingga persiapan apa saja yang perlu dilakukan demi memberi MPASI ini. Waktu saya memutuskan akan memberikan MPASI buatan sendiri untuk si kecil, suami saya sih mendukung saja, tapi dia sempat khawatir kalau ujung-ujungnya saya malah kecapean mengingat bahwa saya saat itu sudah kembali bekerja.Tapi, secara niat mau memberikan yang terbaik untuk anak (walaupun sedikit rempong) saya pun meminta kerjasama dari seluruh penghuni rumah, termasuk mbak pengasuh.

Ini yang saya lakukan saat menyiapkan MPASI rumahan kala saya harus ngantor:

IMG_1946

  1. Membuat daftar menu

Daftar ini menjadi sangat penting saat harus meninggalkan bayi yang sedang belajar makan untuk pergi ke kantor. Pengasuh di rumah jadi tidak bingung harus memberikan makanan apa. Tinggal melihat daftar menu, siapkan dan berikan. Dan, saya pun, tenang di kantor.

Dengan daftar menu juga akan memudahkan saya untuk berbelanja bahan makanan. Jangan sampai, sudah niat ingin membuat pure labu, tapi ternyata bahan untuk membuat pure labu tidak ada di kulkas. Daftar menu saya buat dengan cara mencocokkan daftar makanan yang sudah boleh diberikan pada bayi sesuai usianya. Sekaligus, menjadi daftar makanan baru yang mulai dicoba sama si kecil. Paling enak sih beli buku MPASI yang sudah ada pembagian menunya.

  1. Belanja kebutuhan untuk satu minggu

Berangkat bekerja pukul 7 atau 8 dan pulang sudah menjelang malam, tentu membuat saya tak lagi sempat berbelanja. Kalau sekarang, mungkin kita bisa memanfaatkan aplikasi jasa belanja yang sudah banyak disediakan. Namun, dulu, saat Dhia MPASI, boro-boro ada jasa layanan belanja, tukang sayur juga kadang lewat, kadang juga tidak.

Itulah sebabnya, demi keamanan perut Dhia, saya selalu menyiasati dengan membeli bahan makanan seminggu sekali. Dengan daftar menu yang sudah saya buat sebelumnya, maka akan memudahkan saya membeli bahan makanan yang saya perlukan. Tentu saja cara ini juga bisa membuat hati saya lebih tenang, karena memilih bahan makanan sendiri untuk Dhia.

  1. Membekukan MPASI

Ada kalanya, pagi-pagi saya agak santai dan tidak terlalu terburu-buru. Sehingga bisa menyiapkan MPASI Dhia hari ini di pagi hari. Namun, saat harus sampai kantor jam 9 pagi karena ada meeting penting, pagi santai dan ceria dengan memasak di dapur bisa jadi hanya impian.Maka saya siasati dengan memasak MPASI dalam beberapa porsi. Saya simpan MPASI tersebut di dalam tray es batu dan saya bekukan. Beberapa bahan makanan yang bisa dibekukan dalam bentuk pure antara lain kaldu ayam atau sapi, brokoli, wortel, buncis, dan kacang polong. Istilahnya MPASI dengan frozen food.

Sementara, untuk menyiapkan bahan makanan yang tidak bisa dibekukan seperti makanan sumber protein (ayam, daging, ikan) saya biasa menyiapkannya pagi-pagi sekali, kukus sebentar, lalu blender dan campurkan dengan pure yang sudah dibekukan.

Jangan lupa mengajarkan pengasuh cara menghangatkan MPASI yang dibekukan, karena ada aturan berbeda dalam memanaskan MPASI beku. Bagaimana cara memanaskannya dan apa pentingnya membuat tabel daftar MPASI, bisa dilihat di halaman selanjutnya.


3 Comments - Write a Comment

  1. halo Lariza Putri, anak saya sudah mulai MPASI sejak 6 bulan, sekarang sudah masuk 7 bulan saya mulai bingung untuk menunya karena baru akan nyoba ngasi protein. boleh minta contoh menu makan untuk bayi 7 bulan? thanks..

Post Comment