5 Binatang yang Aman untuk Dipelihara Balita

Hubungan manusia dan hewan bisa sangat erat layaknya sahabat – termasuk si kecil yang dapat memilih “sahabat” barunya untuk dirawat bahkan bermain bersama.

5BinatangyangAmanuntukDipeliharaBalita

Memelihara binatang atau mengadopsinya bisa mendatangkan manfaat baik bagi si kecil – di antaranya membiasakan dirinya menjalankan tanggung jawab merawat hewan peliharaan yang ia pilih dan belajar berempati. Bagi Mommies yang berencana memilihkan binatang peliharaan untuk buah hati kesayangan, berikut ini beberapa pilihannya untuk Anda.

  1. Kucing

Tidak semua kucing cocok untuk dijadikan sahabat si kecil, karena ada beberapa jenis yang tak segan mencakar atau menggigit tangan yang hendak menyentuhnya. Dalam sebuah situs yang membahas A-Z mengenai kucing, ada 10 jenis yang memungkinkan, tapi kami pilihkan 5 yang umumnya tersedia di Indonesia, terkenal jinak dan tidak takut dengan orang baru yang ditemuinya. Mommies atau si kecil bisa memilih jenis: persia, maine coon, siamese, ragdoll dan exotic.

  1. Ikan

Ketika saya kecil, saya memilih ikan sebagai hewan peliharaan. Aquarium berbentuk toples bulat saya tempatkan di dalam kamar – lengkap dengan filter  untuk memastikan sirkulasi air selalu dalam keadaan bersih. Namun, seminggu sekali aquarium harus tetap dibersihkan, supaya si ikan-ikan terjaga kesehatannya. Tentunya kegiatan ini masih dibantu oleh Kakak saya.

  1. Kelinci

Nah, hewan dengan bulu yang halus dengan badannya yang gempal ini memang sangat menggemaskan untuk dipelihara. Hindari memelihara kelinci yang berusia 2 bulan, karena kesehatannya masih sangat rentan – sebaiknya pilih kelinci yang minimal berusia 3 bulan. Pakan kelinci terbaik adalah rumput dan wortel, namun Anda masih bisa memberi kangkung dan kubis asalkan tidak berlebihan, karena kedua jenis sayuran tersebut mengandung gas yang cukup tinggi dan mengakibatkan air seni kelinci berbau menyengat.

  1. Burung

Si kecil juga bisa memilih burung untuk dijadikan hewan peliharaan, selain kicauannya yang bisa memberikan suasana berbeda pada rumah, warna warni dari bulunya juga bisa menjadi referensi si kecil belajar mengenal aneka warna. Kalau saya pribadi menyarankan, pilih kandang yang agak besar, supaya lebih bebas mengepakkan sayapnya. Ajak si kecil untuk membersihkan kandang – agar dia paham bahwa konsekuensi dari memelihara hewan berarti juga harus merawat kebersihan kandangnya.

  1. Anjing

Seorang teman saya yang memelihara tiga anjing menyarankan bagi Anda yang hendak mengadopsi anjing – pilih anjing yang disesuaikan dengan kondisi dan ukuran rumah. Karena anjing large breed  (golden, herder, pitbull, rotwailer, dalmation, dan lain-lainl) tentunya butuh ruang yang  lebih besar dan luas terutama bagian pekarangan untuk meluapkan energi dan “nafsu” motorik anjing. Selain itu, perhatikan betul faktor kebersihan anjing, lingkungan dan kandanganya – rutin ke dokter hewan untuk vaksin dan mengecek kesehatan gigi, mulut, telinga dan kuku. Dan pastikan anjing tidak memakan makanan yang sama dengan kita. Jika si kecil memilih anjing jenis besar, pastikan anak Anda selalu dalam pengawasan ketika ia bermain bersama hewan kesayangannya itu. Karena terkadang anjing tidak bisa mengendalikan luapan emosi bahagia mereka.

Apapun jenis hewan peliharan yang hendak diadopsi, pastikan Anda dan si kecil memiliki komitmen yang besar untuk menjaga mereka dengan segenap kasih sayang. Karena mereka juga makhluk hidup, yang pantas hidup secara layak :)


Post Comment