5 Date Ideas with Your Kids

Kencan dengan pasangan memang penting. Tapi, kencan dengan anak pun nggak kalah penting, karena banyak manfaatnya. Bingung mau ngapain atau ke mana? Saya punya 5 ide seru untuk mengajak si kecil kencan.

Memasuki usia pernikahan ke-11 dengan dua orang anak yang sudah bisa komplein kalau si mama pergi berdua doang sama ayah mereka, memang membuat saya dan suami harus pintar mengatur waktu kencan kami. Kenapa saya melakukan hal ini? Agar hubungan kami tetap seru dan nggak membosankan. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk merefresh hubungan kita dengan suami.

Tapi, pernah nggak kita kepikiran untuk kencan dengan anak-anak kita? Buat saya pribadi, sama halnya seperti hubungan dengan pasangan, kencan bersama anak-anak juga bisa mengisi kembali ‘baterai’ hubungan antara saya dengan anak-anak. Itulah mengapa time alone bersama anak penting dilakukan. Yang namanya kencan itu kan biasanya dilakukan supaya kita bisa semakin mengenal teman kencan kita kan? Ngobrol, bertanya, berkomunikasi, menciptakan relationship. Why not date our kids?

Nah, berikut beberapa ide kencan yang pernah saya lakukan bersama anak-anak.

with mommy

Restaurant Marathon

Jadi, pada satu hari khusus (biasanya saya mengambil cuti), saya akan mengajak kedua anak saya untuk menikmati rangkaian makanan, mulai dari appetizer, main course hingga dessert tapi di tiga restoran berbeda. Yup, TIGA restoran yang berbeda. Jadi, tempat makan untuk appetizer berbeda, kemudian kami pindah memilih restoran lain untuk main course, dan pindah lagi untuk menikmati dessert. Sebelumnya, saya akan menjelaskan ke anak-anak kalau kita akan makan di tiga tempat berbeda, jadi jangan sampai baru tiba di restoran pertama mereka udah kalap memesan beragam hidangan. Saya juga akan meminta kakak memilih satu restoran, adik memilih satu dan saya juga satu, hehehe. Bisa juga memilih restoran ramah anak.

Berkunjung ke tempat penampungan hewan

Ke kebun binatang atau melihat binatang dengan konsep berbeda di Taman Safari sudah sering dilakukan oleh kami sekeluarga. Tapi saya ingin mengajak anak-anak saya untuk melihat binatang-binatang yang ada di tempat penampungan hewan. Karena dari sini, saya bisa menjelaskan ke mereka bahwa binatang juga bisa merasa sedih ketika ditinggalkan oleh pemiliknya, melihat binatang yang cacat dan mengenalkan konsep  kematian hewan. Saya nggak mau anak-anak hanya tahu dan suka sama binatang yang notabene bagus dan terpelihara dengan baik. Nah, kalau selama ini mommies suka bingung bagaimana cara mengajarkan anak berempati, ada banyak cara memang dan salah satunya bisa dari kegiatan ini. Biasanya saya ke Rumah Satwa Ragunan.

photo 1 (2)

Grocery Shopping

Belanja bulanan atau apapun yang ada kata belanja,selain bisa menjadi pelepas stress untuk kita para mommies, hehehe, juga bisa menjadi ajang kencan seru bersama anak-anak. Sambil menyusuri lorong-lorong, kita bisa ngobrol sama mereka. Minta mereka juga membantu mendorong troli atau memilih barang-barang apa yang mau mereka beli. Biasanya dari sini saya jadi tahu siapa yang hemat (nurun ayahnya) dan siapa yang boros (nurun mamanya :D).

berbelanja buah

Bermain di museum

Mungkin ini turunan dari eyangnya kali ya. Jadi, dari kecil mama saya sering sekali mengajak saya ke museum. Mulai dari Museum Gajah sampai Museum Taman Prasasti (dan museum yang penuh batu nisan ini menjadi salah satu museum favorit saya). Sekarang hal yang sama juga saya lakukan. Untungnya sekarang museum sudah banyak bebenah diri, jadi nggak lagi merupakan tempat yang membosankan untuk anak-anak. Sambil mengajarkan dan membaca informasi yang ada di museum, saya memiliki waktu ngobrol yang panjaaaaang dengan mereka. Beberapa museum yang sudah pernah kami kunjungi adalah Museum Reptil, Museum Transportasi, Museum Layang-layang dan Museum Merapi.

photo 3 (2)

Napak tilas ke sekolah orangtua

Nah, kalau yang satu ini sekalian emaknya mengingat masa lalu, hahaha. Jadi, saya senang mengajak kedua anak berkunjung ke tempat saya dulu bersekolah. Mulai dari SD, SMP, SMA hingga kuliah. Kebetulan semua sekolah saya berada di satu wilayah, Cijantung. Dan kuliah saya di UI Depok. Jadi nggak jauh-jauh amat antara satu dengan yang lain. Anak-anak juga senang mendengarkan cerita saya tentang dulu waktu mama-nya sekolah seperti apa.

Saat ke kampus, bisa sekalian olahraga pagi, memarkir mobil di parkiran FISIP dan kemudian jalan kaki ke kampus sekitarnya. Seru lho!

Saya percaya, sering berkencan dengan anak-anak akan membuat komunikasi di antara kami semakin membaik dan membuat hubungan ibu anak juga (semoga) tetap kuat apapun kondisi yang kami alami. If you can talk easily now, you’ll be able to talk when it really counts.


Post Comment