6 Tanda Fisik Si Kecil Mengidap Alergi

Di antara Mommies atau si kecil, ada yang pernah tiba-tiba bersin saat terkena debu? Atau terserang rasa gatal yang hebat setelah mengonsumsi seafood? Hati-hati, mungkin ini tanda alergi.

Yang namanya alergi berarti reaksi berbeda atau menyimpang dari normal terhadap berbagai rangsangan dari luar tubuh. Jadi, kalau mbak Adis atau mbak Fia misalnya biasa saja ketika terkena debu atau minum dingin, nggak begitu ceritanya kalau kejadian di saya. Kalau sudah kena debu atau dingin, yang ada saya jadi bersin nggak berhenti sampai paling parah menjadi flu.

FoodAllergies

Gambar dari sini

Menurut Dr. Zakiudin Munasir sp(A)K, Ketua Divisi Alergi-Imunologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FKUI-RSCM, alergi saya ini dari faktor genetik. Memang sih, ibu saya memiliki riwayat alergi debu, udara dingin dan hidangan laut. Nah, untuuuuung saja saya aman tentram kalau makan seafood (apa jadinya kalau saya tidak bisa makan ikan, kepiting, cumi dan teman-temannya ituuu :D).

Berhubung saya memiliki alergi, jadi saya harus siap kalau ternyata Jordy juga memiliki alergi. Karena kalau Mommies atau pasangan memiliki riwayat alergi, maka si kecil berpotensi mengidap alergi yang sama. Tapi, faktor lingkungan juga memegang peranan penting – walaupun kita berasal dari keluarga yang ada riwayat alergi, tapi kalau lingkungan baik, artinya tidak ada pemicunya – maka alergi yang bersangkutan tidak akan timbul. Intinya, kalau sudah tahu kira-kira kita alergi apa, ya pintarlah menjaga diri dan menjauh dari faktor pemicu.

dr. Zaki memberitahukan hal-hal apa yang harus diperhatikan agar terhindar dari alergi:

  • Jaga aktivitas fisik, karenanya disarankan untuk istirahat, jangan terlalu lelah. Misalnya yang menderita asma – jika terlalu letih akan memicu asmanya kambuh.
  • Polusi, zat-zat polutan – misalnya asap kendaraan, pabrik, rokok dan sebagainya. Polusi ini akan merusak daya tahan terhadap alergen.
  • Makanan-makanan yang mengandung zat pengawet.
  • Faktor emosi turut menjadi penentu muncul alergi, penjabarannya tak berbeda dari kondisi fisik tadi.
  • Hindari pemicu alergi, misalnya jenis makanan tertentu.
  • ASI eksklusif tetap yang terbaik untuk pencegahan, karena di dalam ASI terdapat zat pengebalan.

Nah, Mommies perlu waspada kalau si kecil menunjukkan tanda-tanda fisik berikut ini, karena bisa jadi ia memiliki alergi.

  1. Garis tipis di sekitar mata karena mengalami pilek menahun. Akibat sering “mengucek” mata, maka muncul lipatan-liputan halus di sekitar mata tadi.
  2. Terdapat kantung mata, yang diakibatkan oleh gangguan pada saluran hidung hingga membuat pembuluh darahnya tersumbat.
  3. Sering melakukan gerakan semacam “menyapu” lubang hidung terlebih dahulu dengan telapak tangan.
  4. Ada semacam pola peta pada lidah, yang sering diduga sebagai sariawan. Berbeda dengan sariawan yang ditandai warna kemerahan akibat radang dan disertai rasa sakit, tanda yang menyerupai peta ini tidak sakit, bahkan jika lidah sudah dalam keadaan yang parah sekalipun.
  5. Mengedipkan mata, hal ini dilakukan karena letih menggaruk hidung yang gatal karena pilek.
  6. Adanya garis tipis di pangkal hidung.

Ada yang punya informasi penting lainnya seputar alergi? Silakan dibagi ke kami, ya, Mommies :)

 


Post Comment