Breastfeeding & Work, Let’s Make it Work

 

Breast_pump_3QTR_CMYK

Belajar dari pengalaman pribadi dan teman-teman dekat, dalam hal ini saya ingin berbagi beberapa kiat untuk memperlancar pemberian ASI eksklusif. Apa saja?

  • Perah atau pompa ASI sesuai jadwal menyusui, paling tidak lakukan 3 jam sekali. Kegiatan memerah ASI ini nggak usah menunggu payudara kita penuh. Semakin kita sering memerah ASI, produksi ASI pun akan semakin meningkat.
  • Memang, sih, saat ini pemerintah sudah menyarankan bahkan membuat peraturan agar setiap kantor memberikan fasilitas untuk ibu menyusui. Baik dengan menyediakan ruangan khusus ataupun menyediakan kulkas. Kenyataannya masih ada, kok, beberapa kantor yang tidak memberikan fasilitas ini. Walaupun begitu, jangan patah semangat, ya, Mommies. Walaupun nggak ada ruangan khusus, kita bisa menyulap ruangan kerja menjadi tempat menyusui yang nyaman. Namun, jangan lupa membawa apron untuk sebagai penutup saat memerah ASI. Supaya lebih nyaman, nggak ada salahnya kita meminta izin lebih dahulu dengan atasan serta teman kantor yang area duduknya berdekatan dengan kita. Terutama kalau teman kita laki-laki.
  • Faktor lain yang perlu disiapkan tentu saja bagaimana cara kita memerah ASI. Jujur saja, sebenarnya saya lebih senang memerah ASI secara manual dengan menggunakan tangan. Buat saya, rasanya memerah jadi lebih maksimal. Namun ada adakalanya saya nggak bisa memrah ASI secara manual, untuk itu tentu saja diperlukan alat perang, yaitu pompa ASI. Dalam hal ini memang sifatnya sangat personal, ya, Mommies bisa memilih pompa ASI yang cocok.
  • Di kantor nggak ada kulkas untuk menyimpan ASIP? Mommies bisa membawa cooler box dengan ice gel sebagai tempat penyimpanan ASIP. Selain itu Mommies juga bisa menggunakan jasa kurir ASI. Pilih jasa kurir ASI yang memang sudah banyak direkomendasikan. Jangan lupa, ketika menempatkan ASI dalam botol, berikan label lebih dulu.

kurir-asi-ilustrasi

  • Selain itu, perhatikan juga media pemberian ASIP. Memang, sih, dot tidak disarankan karena bisa menyebabkan bingung puting dan memicu si kecil ‘mogok menyusui. Untuk itu, media yang paling disarankan adalah memberikan ASIP lewat cup feeder karena mekanisme ini mirip dengan menyusui secara langsung. Walaupun begitu, bukan berarti memberikan ASIP lewat botol dilarang, lho, ya. Sejauh kita memilih botol yang berkualitas dan cocok, tentu tidak akan menimbulkan masalah.
  • Produksi ASI juga sangat dipengaruhi oleh hormon oksitosin yang muncul jika kita merasa rileks. Sebagai langkah awal menghindari stress, ada baiknya jangan menunda pekerjaan yang bisa memicu datangnya stress. Pilih waktu yang tepat untuk memerah ASI sehingga kita nggak perlu merasa ‘dikejar’ pekerjaan. Selain itu, nggak ada salahnya lho, kita membawa foto si kecil atau menelepon ke rumah untuk mendengarkan suaranya. Hal seperti ini tentu membantu kita merasa lebih rileks sehingga mempermudah keluarnya ASI.

Walaupun menyusui si kecil tidak mudah, tapi bukan berarti membuat kita mudah menyerahkan, Mommies? Kalau melihat anak sehat, kita akan lebih merasa bahagia kan. Yuk ah, semangat menyusui.

 

 

 

 


Post Comment