Menjadi Mompreneur, Harus Mulai Dari Mana?

Menjadi mompreneur memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan untuk memulainya. Apa saja itu?

Kalau lagi ngumpul bersama teman-teman, salah satu topik yang sering dibicarakan pasti berkaitan dengan masalah finansial. Banyak yang mengeluh kalau biaya hidup sekarang begitu mahal. Belum lagi dengan biaya pendidikan anak yang semakin tinggi. Tapi kalau dipikir lebih saksama, bukan biaya hidup yang mahal, melainkan gaya hidup. Untuk itu ada baiknya, kita melakukan beberapa cara untuk menyiasatinya. Termasuk mencari cara untuk menambah penghasilan.

Meskipun masih berkerja kantoran, saya sendiri masih bermimpi untuk memiliki usaha sendiri. Syukur-syukur jika ke depannya usaha ini bisa berkembang dengan baik. Terlebih jika mengingat kalau ada beberapa keuntungan apabila kita menjadi mompreneur.

Belum lama ini, Mommies Daily baru saja mengadakan acara bertajuk ‘Mompreneur; Smart Mom, Smart Entrepreneur with Dell’. Mendengar cerita dan pengalaman kedua narasumber, Hanifa Ambadar – CEO Female Daily Network dan Diajeng Lestari selaku CEO,  HijUp.com, bikin samangat saya berkobar lagi, hahaha. Soalnya, mereka berdua sama-sama membuktikan kalau dengan semangat, dan usaha yang dilakukan secara konsisten akan membuahkan hasil yang baik.

dell

Hanifa Ambadar membuktikan bisa mengembangkan Female Daily Network hingga saat ini. Padahal, usaha ini dimulai dari blog saja. Hanifa pun  melihat ada peluang yang terbuka begitu lebar sehingga ia berhasil mengembangkannya. Waktu itu, Hanifa mengatakan tantangan dalam mengembangkan Female Daily Network adalah  bagaimana meyakinkan para klien keunggulan media online untuk beriklan.

Sementara, Diajeng Lestari memulai usaha Hijup juga dari nol, di mana waktu itu semua usahanya ia kerjakan sendiri. Waktu itu, perempuan yang mengenakan keredung di setiap penampilannya ini mengatakan bahwa ada beberapa kunci yang selalu ia pegang dalam menjalani bisnis, muali dari honest, inovatif, just do it, unique dan pray.

Wah, saya setuju sekali dengan lima kunci yang dikatakannya. Termasuk apa yang diungkapkan oleh Hanifa Ambadar, bahwa apapun usaha yang dilakukan harus dikerjakan dengan kerja keras dan ketekunan. “Artinya, jangan mengharapkan sesuatu yang baik dengan jalan instan.”

dell3

Selain itu, hal yang tidak bisa disepelekan tentu saja partner kerja yang baik sehingga bisa mendukung pekerjaan. Dalam hal ini tentu akan berkaitan dengan pemilihan gadget yang tepat, tak hanya bisa mendukung pekerjaan kita saja, tapi bisa digunakan untuk apapun juga. Baik ketika sedang bermain dengan si kecil, mengajarkan anak belajar, atau mencari resep dan langsung mempraktikannya di dapur. Tidak bisa dipungkiri bahwa di era teknologi seperti saat ini, gadget memang harus dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis.

Sudah bisa dipastikan, ya, untuk memenuhi itu semua dibutuhkan gadget yang multifungsi. Contohnya adalah  Dell Inspiron 11. Alasannya karena produk ini menonjol berkat fleksibilitasnya yang luar biasa – dirancang untuk dengan mudah diubah bentuknya dari mode laptop ke mode easel atau tenda atau tablet. Dengan perangkat seperti ini tentu bisa memudahkan hidup seorang mompreneur.

Di acara Mommies Daily bersama Dell ini saya pun banyak mendapatkan pelajaran, termasuk apa saja yang harus diperhatikan ketika Mommies ingin menjadi mompreneur. Lengkapnya langsung klik halaman selanjutnya, ya.


Post Comment