Mata Si Kecil Sering Berkedip, Tidak Selalu Gejala TIC

Mata berkedip merupakan  kondisi  reflek mata yang normal terjadi. Namun, bagaimana jika kedipan mata ini terjadi secara berulang-ulang? Apakah menandakan adanya penyakit mata tic pada anak?

Sudah hampir dua minggu mata anak saya, Bumi, selalu berkedip. Awalnya, saya pikir hanya disebabkan serangan kantuk. Maklum saja, di hari pertama matanya mulai berkedip-kedip, memang saat itu Bumi tidak kembali tidur meskipun ikut sahur. Sementara siangnya, Bumi ikut jalan-jalan hingga malam hari.

Waktu itu saya pun sempat bertanya, “Bumi kenapa matanya? Kenapa kedip-kedip terus?” Ia pun menjawab, “Bumi ngantuk, Bu. Matanya pegel”. Lewat percakapan ini saya pun menyimpulkan kalau kedipan matanya hanya karena Bumi merasa lelah.

throughAChildsEyes

*Gambar dari sini

Sayangnya makin hari, Bumi malah terlihat makin sering mengedipkan matanya. Jelas kondisi ini bikin saya khawatir. Jangan-jangan, matanya Bumi sakit? Meskipun jatah Bumi main games di handphone atau tablet hanya pada Sabtu dan Minggu, tetap saja tidak menjamin mata anak lanang saya ini sehat kan? Apalagi menurut artikel ini, ada pengaruh nyata antara pemakaian gadget dengan kesehatan mata. Belum lagi kalau mengingat saat liburan selama bulan puasa, intensitas Bumi menonton film kartun semakin meningkat. Duh.

Apa iya mata Bumi sakit karena kebiasan main games atau nonton televisi? Atau karena penyebab lain? Alergi, cacingan atau bahkan karena gangguan neurologi atau yang lebih dikenal dengan istilah TIC?

Namun setelah saya dan suami perhatikan selama beberapa hari, rasanya kedipan mata Bumi bukan disebabkan karena alasan-alasan alergi mata.  Sepengetahuan saya, jika terjadi alergi pada mata tentu akan ditandai dengan mata merah. Mata si anak pun akan terasa  panas, perih dan gatal. Sementara, Bumi mengaku tidak merasakan apa-apa.

Lalu apakah disebabkan karena cacingan? Wah, saya kok bisa yakin 99% kalau anak saya tidak menderita cacingan. Lah wong, nafsu makannya Bumi sangat baik. Ia pun sama sekali tidak merasakan mual, muntah dan mengalami diare ataupun konstipasi. Di mana faktor yang saya sebutkan ini merupakan beberapa gejala anak cacingan.

Akibatnya, saya dan suami mulai khawatir Bumi mengalami gangguan saraf atau TIC. Sebenarnya apa itu TIC? Bagiamana gejala dan cara penyembuhannya? Lengkapnya di laman selanjutnya, ya.


3 Comments - Write a Comment

    1. Hallo Mbak Aivy, kalau untuk singkatan sebenernya saya juga belum tau singkatan apa, sih. Dari beberapa artikel yang saya baca dan ngobrol sama dokter anak, TIC memang hanya istilah aja.

      Memangnya anak Mbak juga ngalamin hal yang sama, ya? Kalau iya, mudah2an kebiasannya cepat hilang, ya…

Post Comment