What to Wear to the Office?

Ditulis oleh Saskia Elizabeth

Bagaimana rumus padupadan agar selalu dapat menggunakan koleksi yang sudah ada? Atau apabila mau belanja, apa yang perlu masuk dalam daftar belanja busana kali ini? Berikut tips singkat untuk para ibu bekerja.

Salah satu dilema ‘’penting’ ibu bekerja adalah, pilihan pakaian. Padahal yakin banget kalau di dalam lemari terdapat serentetan pakaian yang siap dipakai. Well, you are not alone!

For Creative: Mix between trend and something old in your closet (vintage)

  • Banyak yang bilang apabila bekerja di bidang kreatif pasti dress code ke kantornya enak sekali karena kasual dan dapat berbusana sesuka hati (asal sopan tentunya). Tapi kan tidak terus ke kantor pakai celana pendek, sepatu bot, dan kemeja kotak-kotak ala koboi juga! Atau mungkin karena ingin terlihat edgy namun jadinya norak. Berada di posisi kreatif berarti tantangannya harus selalu dapat menemukan padu padan yang sesuai dengan mood Anda setiap harinya. Jadi mustinya bagi orang-orang yang bekerja di bidang ini tidak ada alasan tidak punya baju, ya!
  • Selalu update dengan busana terkini, namun tahu bagaimana memadankan dengan busana lama. Contoh Asimetris top yang trendi dapat dipadukan dengan rok panjang selutut model lama yang kemudian dipadukan dengan sepatu espadrilles yang sedang trendi juga. Atau blazer ala boyfriend yang hip dipadukan dengan kemeja jeans lama dan celana jeans andalan, tidak lupa mengenakan clutch warna-warna summer yang sedang in.

Image 1

  • Memadupadankan dua warna menjadi kontras juga dapat menjadi pilihan. Seperti kombinasi hijau dan biru atau pink dan oranye. Apabila warna sudah meriah, pilih potongan busana yang sederhana atau minimalis, jangan yang meriah tekstur dan detailnya.

Image 2

Bagaimana jika Anda bekerja di dunia non kreatif yang  biasanya memiliki aturan berpakaian lebih ketat?


Post Comment