Family Friday: Mona Ratuliu – Skenario Berumah Tangga Bisa Dibuat Sendiri

Menjadi ibu di usia tergolong muda menjadikan pribadi Mona Ratuliu lebih matang. Ia dan pasangannya juga termasuk pasangan yang sepi dari berita miring. Dan, kini ia bekerja sama dengan para sahabatnya menjalankan website momsweetmoms.com

IMG_0989

Ibu dari Davina (12), Raka (6) dan Nala (3) tampak bersemangat saat sesi ngobrol santai dengan MD berlangsung. Mulai dari bicara tentang kesibukan baru bersama empat sahabatnya Ersa Mayori, Novita Angie, Meisha Siregar dan Nola B3 tentang webite Mom Sweet Mom yang sedang mereka rintis – hingga prinsip Mona dan Indra Brasco menjalankan rumah tangga mereka. “Kalau ada masalah, cepat-cepat diselesaikan dan dibahas – tidak dibiarkan berlarut-larut, karena bisa berakibat saling menduga-duga. Dan aku banyak belajar dari Indra, dia pernah bilang “Kita bisa bikin sendiri kok, skenario dalam keluarga kita”, dia tidak membiarkan ini berjalan natural, melainkan dibuat skenarionya.” Sekelumit resep berumah tangga ala Mona dan Indra.

Hmmm, apa lagi ya kiat-kiat Mona dan Indra mempertahankan keharmonisan mereka dan bagaimana awal mulanya Mom Sweet Mom ini terbentuk?  Simak cerita lengkapnya yuk, Mommies :)

Ceritakan dong, awalnya tercipta Mom Sweet Mom ini?

Dalam suatu kesempatan saat saya dan keluarga Elsa Mayori ke Amerika selama 3 minggu, kami sering posting kegiatan selama di sana di Instagram. Tanpa disangka postingan-postingan kami mendapat banyak tanggapan dari follower kami. Di antaranya banyak yang bertanya, “Kok bisa bawa anak pergi berlibur dalam jangka waktu yang cukup lama?”, “Persiapannya apa saja?” – dari situ mulai deh muncul ide. Ternyata banyak informasi ya yang bisa dibagi kepada masyarakat. Akhirnya kami menawarkan kepada yang lainnya, awalnya kami ingin membuat website seputar liburan saja – mulai dari persiapannya apa saja, kendala liburan membawa anak, dan pemilihan lokasi hotel. Tapi begitu menumpahkan ide ternyata banyak juga topik yang bisa dibagikan kepada masyarakat. Kiat-kiat dari kami saja pada dasarnya, tapi setiap orang tetap ada spesifikasi khusus – misalnya Novita Angie yang sangat expert untuk urusan sepatu. Jadi saya pikir apa salahnya kalau diselingi dengan topik lainnya.

Tantangan merintis Mom Sweet Mom? Mengingat sudah banyak bermunculan media sejenis.

Sebetulnya kami tidak ampil pusing memikirkan positioning kami ada di mana, karena konsep kami awalnya hanya ingin mempunyai wadah untuk berbagi cerita. Daripada terbatas di social media saja, dan informasi yang kami bagi malah setengah-setengah, lebih baik kami buat secara utuh dalam sebuah artikel. Dan gaya penulisannya mengalir saja, sesuai dengan kepribadian dan gaya bahasa masing-masing.

Salah satu tujuan kami membuat Mom Sweet Mom ini, karena kami prihatin dengan kondisi citra artis di Indonesia yang seolah-olah sangat identik dengan berbagai kasus yang menimpa mereka. misalnya kasus perceraian, segala sesuatu mengenai harta – tema-tema ini menjadi konsumsi menarik untuk bahan berita infotainment. Dari kondisi ini sayangnya sebagaian masyarakat hanya mengetahui berita tentang selebritas dari segi yang negatif saja

Sementara jika para publik figure sedang memiliki berita yang bagus, jarang ada yang ingin meliput. Padahal sebenarnya artis banyak yang memiliki passion yang oke banget, tapi jarang ada yang mau meliput – Iwet Ramadhan dengan batiknya misalnya. Nah, kami ingin teman-teman juga ikut nulis di Mom Sweet Mom. Lewat media ini kami juga berharap, ada secercah harapan untuk mengubah citra tersebut.

Kami itu sebenarnya punya kekuatan yang cukup besar untuk memengaruhi masyarakat, kan sayang kalau tidak dipergunakan di jalan yang benar. Kami ingin memberikan gambaran positif mengenai artis-artis di Indonesia, bahwa masih banyak hal-hal positif yang bisa dibagi ke masyarakat. Bisa memberikan manfaat. Kami sebagai public figure ikut merasa memiliki tanggung jawab dengan kondisi yang seperti ini. Kami berharap langkah kecil ini dapat  menjadi langlah besar dan pastinya tindakan nyata untuk memberikan manfaat kepada masyarkat luas.

Mom Sweet Mom ini mau diteruskan sampai di titik mana, misalnya sampai anak-anak dewasa, atau bagaimana?

Kami memilih untuk mengalir saja, dan intinya kami ingin menyebarkan informasi positif ke masyarakat. Jika bisa diteruskan hingga anak-anak dewasa lebih bagus ya. Sekarang saja, anak-anak dari Ersa, Angie, Echa dan Nola yang sudah bisa menulis, mulai membuat artikelnya sendiri. Aku sih, inginnya sampai mereka besar ya, karena kan selalu ada pengalaman baru, seiring dengan pertumbuhan mereka. Untuk mengajarkan anak-anak juga, bahwa ternyata, hal yang buat kita biasa saja dan sudah menjadi ritual sehari-hari jika disebarluaskan kepada masyarkat, ternyata bisa mengambil manfaat dari tulisan tersebut , dan diaplikasikan kepada keluarganya sehingga keluarga menjadi lebih baik, itu secara tidak langsung kita menyebarkan manfaat.

Selanjutnya Mona berbagi cerita tentang persabatannya bersama Ersa, Angie, Echa dan Nola & kiatnya menjaga keharmonisan rumah tangga.


Post Comment