Money Talks: Mengajarkan Anak Cara Menghargai Uang

Oleh: Prita Hapsari Ghozie, SE, Mcom, GCertFP,CFP®, QWP – Chief Financial Planner ZAP Finance

Salam tempel atau pembagian uang di hari Lebaran untuk anak ternyata bisa menjadi salah satu milestone dalam mengajarkan anak cara menghargai uang.

Untuk anak usia 3-12 tahun, peranan uang pada dasarnya dapat diajarkan untuk 4 hal berikut ini:

  1. Penghasilan

Uang diperoleh karena adanya aktivitas sebelumnya. Jadi, anak harus memahami bahwa uang itu bisa diperoleh dari bekerja maupun dari hadiah. Dalam hal hadiah, sebaiknya orangtua memiliki batasan khusus untuk hadiah, misalnya karena prestasi sekolah,karena pintar berpuasa, atau hal lainnya. Jangan lupa diskusi dengan pasangan mengenai batasan ini.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

*Gambar dari sini

  1. Konsumsi

Uang tetap saja merupakan alat tukar. Jadi, kurang tepat jika orangtua memaksakan anak hanya menabung saja tanpa mengajarkan mereka bahwa uang ini dapat digunakan untuk berbelanja. Saat anak akan berbelanja, orangtua dapat membantu mengarahkan anak agar membuat daftar belanja. Kemudian, saat membayar di kasir biarkan anak yang membayar dari dompetnya dengan pengawasan orangtua. Ingat, jangan tambahkan uang jika pembelian anak lebih besar daripada uang yang dimilikinya.

  1. Ditabung

Anak harus memahami bahwa uang yang ditabung itu nantinya juga akan digunakan lagi untuk konsumsi di kemudian hari. Untuk menabung, ajak anak membuka tabungan atas nama sendiri di bank. Bantu mereka berhitung sudah berapa banyak saldo tabungannya saat ini.

  1. Beramal

Jangan lupa bahwa sebagian dari penghasilan adalah milik orang lain. Beramal harus bisa diajarkan dari usia kecil. Cara termudah adalah menyisihkan uang untuk dimasukkan ke kotak amal. Alternatif lain adalah mengajak anak untuk berbagi dengan teman atau saudara untuk pembelanjaan yang dilakukannya.

Mengajarkan anak cara menghargai uang ternyata sangat mudah. Jangan lupa juga bahwa anak adalah peniru ulung. Jadi, jika ingin anak Anda mampu menghargai uang, maka Anda pun juga harus lebih bijak dalam pengelolaan uang sehari-hari. Selamat mencoba ya mommies. Live a Beautiful Life!

Prita Hapsari Ghozie adalah seorang perencana keuangan independen, penulis buku laris “Cantik, Gaya, & Tetap Kaya” serta “Make It Happen”, pembicara, dosen dan ibu dari 2 orang anak. Sebagai Founder dan Chief Financial Planner di ZAP Finance – sebuah konsultan perencanaan keuangan independen di Indonesia. Berpengalaman lebih dari 8 tahun sebagai perencana keuangan dan didukung latar belakang edukasi di bidang keuangan, Prita memiliki kompetensi untuk memberikan saran dan rekomendasi dalam hal keuangan.

 


Post Comment