Membangun Kedekatan Keluarga dengan Menikmati Es Krim

IMD merupakan langkah awal untuk membentuk bonding antara Mommies dan si kecil. Seiring usia dan perkembangan anak, membangun ikatan batin bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya dengan menikmati es krim bersama.

Mungkin sebagian Mommies ada yang bertanya-tanya, apa hubungan antara bonding dengan makan es krim. Tapi, pernah nggak, sih, Mommies merasakan betapa nikmatnya makan es krim bersama si kecil? Meskipun hanya bermodalkan satu scoop es krim saja, namun  kelezatannya sudah mampu  menstimulasi beragam perasaan menyenangkan, bahkan bisa membangun chemistry antara anggota keluarga.

Tanpa kita sadari, rasa makanan ternyata bisa mempengaruhi  perasaan dan sistem kerja otak, terutama untuk anak-anak. Jika mereka menikmati makanan yang disukai,  secara otomatis akan membuatnya merasa nyaman dan bahagia. Rupanya hal ini tidak terlepas dari oral period atau periode oral pada anak.Bumi walls

Seperti yang dijelaskan Efnie Indrianie, MPsi, seorang psikolog keluarga, periode oral pada anak ini merupakan periode di mana anak mencicipi makanan (lewat mulut) yang bisa membantu development psychological atau pembangunan keadaan psikis pada anak. “Wajar kalau ada orang-orang yang suka kangen sama masakan rumah, nah, itu proses emosional bonding. Keluarga Indonesia selalu melakukannya, dari makan turun ke hati. Sebenarnya, cara ini bisa dipakai untuk menarik perhatian atau meluluhkan hati anak,” begitu katanya.

Meskipun usia Bumi masih 5 tahun, tapi saya sudah pernah merasakan saat anak saya ini melakukan aksi tutup mulut. Tidak mau bercerita kegiatan apa saja yang sudah ia lakukan di rumah ataupun sekolah. Ketika komunikasi sudah mulai  tersendat, saya pun mulai mencari cara mencairkan suasana. Salah satunya lewat ritual makan es krim bersama.

Di laman selanjutnya, Efnie Indrianie, MPsi, menjelaskan manfaat dari oral period ini bagi anak. Apa saja?


Post Comment