Pramuka Membentuk Karakter si Kecil

Mengajarkan anak untuk belajar disiplin ternyata memang perlu ilmu tersendiri. Tapi tahukah Mommies, jika penanaman karakter disiplin serta mandiri bisa diajarkan lewat kegiatan kepramukaan? Dan, ada 6 manfaat lain yang bisa diperoleh si kecil dari kegiatan yang satu ini.

Siapa di antara Mommies yang pernah ikut kegiatan ekstrakurikuler Pramuka ketika duduk di bangku Sekolah Dasar? Kalau saya, sih, pernah. Malah saya sering sekali menantikan kegiatan ini. Buat saya pribadi kegiatan  yang satu ini sangat menyenangkan. Di mana saya bisa banyak belajar, belajar tali menali dan simpul, belajar sandi morse, dan masih banyak kegiatan positif yang saya rasakan.

Tanpa disadari gerakan pramuka merupakan salah satu pendidikan non formal yang memiliki tujuan yang baik dalam diri anak. Tentunya memang tetap diperlukan arahan, keteladanan serta bimbingan. Sehingga bisa jadikan ‘wadah’ yang baik untuk membentuk perkembangan anak. Mengingat betapa besar manfaatnya, pantas saja kalau  kegiatan kepramukaan ini masih terus dipertahankan dan jadi kegiatan non akademis yang wajib untuk diikuti buat anak-anak SD.

Beberapa waktu lalu, saya sempat mengikuti kegiatan Aksi Siaga Hansaplast, di Bumi Sangkuriang, Bandung, Jawa Barat. Kegiatan yang melibatkan 100 anak pramuka, dari 20 sekolah dasar di Jawa Barat bekerja sama antara Dinas Pendidikan Kota Bandung, Gerakan Pramuka Kota Bandung, dan Tim Inovasi Dalam Edukasi (IDE). Aksi Siaga Hansaplast ini mengajarkan kepada murid-murid SD cara menanamkan kebiasaan baik dengan sifat peduli dan tanggap untuk merawat diri sendiri dan lingkungan sekitarnya, melalui pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).

hansaplast1

Waktu itu saya kembali disadarkan kalau kegiatan kepramukaan memang seyogyanya diikuti oleh anak-anak kita karena membantu membentuk karakter positif anak-anak. Waktu itu, Bayu Isnawan, Marketing Manager Hansaplast mengatakan, “Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Hansaplast untuk membentuk karakter anak-anak, sejak usia sekolah dasar. Di dalam pramuka anak-anak juga diberikan edukasi dasar mengenai P3K.”

Biar bagaimanapun pengetahuan dasar mengenai P3K ini memang penting untuk diketahui sejak dini. Di samping bermanfaat dalam membantu proses peyembuhan luka, sikap siap siaga dalam memberikan pertolongan pertama juga berguna dalam meningkatkan kepedulian antar sesama.

hansaplast

Edukasi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), diberikan dengan dua cara, yaitu Interactive Fun Learning (ILF) dan Expert Program. ILF sudah dimulai sejak bulan januari, di beberapa sekolah yang sudah ditetapkan. Kemudian untuk Expert program, yang dilaksanakan hari ini, merupakan rangkaian puncak dari Aksi Siaga Hansaplast.

Menurut saya pribadi, banyak ilmu dan pelajaran yang didapat lewat kegiatan kepramukaan ini. Apa saja?

Membentuk Karakter Disiplin.

Anak-anak yang ikut dalam kegiatan pramuka tentu diajarkan untuk mengelola waktu dengan baik serta belajar bagimana menyelesaikan tugas yang diberikan. Hal tersebut secara tidak langsung tentu membantu  membentuk karakter anak-anak. Lambat laun, mereka akan terbiasa melakukan suatu hal dengan disiplin.

Keterampilan Berorganisasi

Mengingat Pramuka merupakan sebuah organisasi, dengan demikian anak-anak kita tentu akan diajarkan untuk menjadi organisatoris yang baik, khususnya di ruang lingkup organisasi Pramuka itu sendiri. Meskipun dalam Pramuka terdapat tingkatan pangkat, namun,  serendah apapun pangkatnya tentu akan dilatih untuk melakukan tugas dan tanggung jawab sesuai pangkat tersebut. Dengan demikian anak-anak akan memiliki kemampuan untuk mengeloloa sebuah organisasi.

Melatih Kemandirian

Lewat organisasi yang satu ini, anak-anak bisa merasakan manfaat di mana mereka mendapat pengalaman dan pembelajaran tentang bagaimana hidup mandiri. Hal ini begitu terasa ketika mereka berkemah. Selain itu, dengan adanya peraturan yang diberlakukan di setiap kegiatan Pramuka, maka anak-anak akan terbiasa melakukan suatu hal dengan mandiri tanpa memberatkan orang lain.

Menumbuhkan Jiwa Nasionalis

Oke, mungkin point yang satu ini terkesan sedikit ‘berat’ atau berlebihan. Meskipun tidak bisa disamaratakan,  tapi kenyataannya orang-orang yang aktif dalam kegiatan Pramuka ini memang cenderung memiliki cara pandang yang nasionalis. Hal ini bisa terlihat dari  ketangkasan mereka untuk menjadi relawan saat terjadi bencana. Buat saya, semangat seperti ini sebaiknya memang sudah ditanamkan dan dimiliki oleh anak-anak kita.

Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Kebayang nggak, sih, kalau anak kita nantinya tumbuh menjadi orang yang tidak memiliki sifat leadership? Apa-apa selalu tunduk dan berada ‘di ketiak’ orang lain. Lewat beragam kegiatan Pramuka, anak-anak tentu akan belajar untuk menumbuhkan  sifat kepemimpinan. Dan hal ini memang diperlukan dalam kegiatan pramuka. Contoh mudahnya, ketika anak-anak kita harus bertugas menjadi pemimpin dalam suatu event pramuka yang diadakan sekolah. Dengan adanya tradisi musyawarah untuk menemukan solusi, anak-anak pun akan tertempa untuk mencari solusi bersama. Pramuka yang baik tentu akan memiliki jiwa kepemimpinan.

Belajar Mencintai Alam

Ikut kegiatan Pramuka, anak-anak punya kesempatan mendapatkan pengalaman untuk berkemah atau Persami. Salah satu manfaat yang bisa dipetik lewat kegiatan ini adalah kita diajarkan untuk lebih mencintai alam dan lingkungan. Di mana anak-anak dilatih untuk menjaga dan merawat alam di sekitar.

Waktu melihat rangkaian acara Aksi siaga Hansaplast, saya pun bisa merasakan kalau anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut mendapat banyak pengalaman. Kalau melihat kegiatan Pramuka yang seru seperti ini, anak saya, Bumi, tentu mau dan senang hati mengikuti kegiatan Pramuka seperti ini saat dia masuk SD.


Post Comment