Me Time: Berorganisasi

Isu ‘me time’ buat ibu-ibu muda, terutama yang masih punya bayi dan balita, kayaknya jadi salah satu bahasan favorit. Yah, karena kemungkinan untuk ‘me time’ a la gadis ABG sudah agak susah untuk diwujudkan, jadi mau tidak mau kita (eh, saya ding!) mencari kegiatan-kegiatan baru yang bisa dijadikan ‘me time.’

Baru-baru ini saya menemukan satu cara lagi untuk ‘me time’ yaitu berorganisasi. Apa? Berorganisasi? Iya, betul, berorganisasi. Berorganisasi ini menjadi salah satu cara saya untuk keluar dari rutinitas rumah-kantor-rumah-kantor. Dengan berorganisasi, saya jadi punya ‘alasan’ untuk keluar dari rutinitas itu.

women_talking*Gambar dari sini

Ada beberapa keuntungan yang saya dapat dari berorganisasi, di antaranya:

1. Keluar dari rutinitas
Yap, seperti yang sudah saya sebut di atas, kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi/komunitas yang saya ikuti ini cukup menjadi sarana refreshing buat saya yang kesehariannya berkutat di rumah dan kantor.

2. Bertemu dengan orang-orang baru
Networking! Yes, for those who love meeting new people, berorganisasi ini definitely bisa jadi ajang ‘me time.’ Dengan bertemu orang-orang baru, kita bisa belajar hal-hal baru atau sekedar sharing tentang aktivitas kita.

3. Asah otak
Rutinitas yang itu-itu aja kayaknya lama-lama berpotensi membuat otak kita tumpul, ya. Selain bosan, otak juga kayaknya jadi nggak berkembang karena kurang tantangan. Dengan nyemplung di sebuah organisasi/komunitas di luar pekerjaan, kita ditantang untuk beradaptasi, berpikir, dan melakukan hal-hal baru di luar rutinitas kita.

Untuk benar-benar enjoy berorganisasi tentunya kita harus tepat memilih jenis organisasi/komunitas yang akan kita ikuti. Jangan sampai aktivitas di organisasi/komunitas malah membuat kita tambah stres alih-alih refreshing. Oleh karena itu, menurut saya yang paling pertama harus dilakukan adalah ask yourself what your passion is. Nah, dari sini, kita bisa mulai menarik ‘benangnya,’ kira-kira organisasi/komunitas apa yang sesuai dengan passion kita.

Trus gimana caranya tahu kalau kita cocok bergabung di organisasi/komunitas itu?

Hmm, berdasar pengalaman, kalau setiap diundang pertemuan kita merasa antusias untuk datang, atau kalau kita selalu menanti-nanti kapan pertemuan selanjutnya diadakan, nah… that’s it!

Jadi, ada yang mulai tertarik untuk berorganisasi? Let’s mingle!


Post Comment