Yuk, Ajarkan Anak Mencintai Bumi

Ternyata cukup dengan 5 cara sederhana untuk mengajarkan anak kita caranya mencintai bumi. Selain membuat pengeluaran lebih IRIT (ini penting buat mommies) juga menjadikan tubuh lebih sehat.

Memang benar ya kalau dibilang anak bisa mengubah pola pikir kita. Karena itu yang saya alami sendiri. Dulu, sebelum punya dua jagoan cilik, saya nggak terlalu peduli dengan gaya hidup yang saya jalani. Selama itu menyenangkan dan memudahkan hidup saya, ya saya lakukan. Tapi, saat status saya berubah menjadi seorang ibu, mulai deh, pola pikir saya jauuuuuuuh ke depan. Salah satunya adalah saya khawatir kalau anak saya tumbuh besar dalam lingkungan yang kotor, tidak sehat dan bahkan tidak memadai untuk dijadikan tempat tinggal. Mulai dari lapisan ozon yang katanya semakin menipis, luas daratan yang semakin sempit untuk ditempati sampai semakin sedikitnya persediaan air bersih. Gimana nggak makin parno sebagai ibu….huhuhu.

Akhirnya, saya mulai mikir, percuma juga kalau cuma khawatir tanpa ada tindakan. Sekecil apapun tindakan yang bisa saya lakukan kenapa nggak saya mulai secepatnya dan ajak anak-anak untuk ikut terlibat. Mumpung mereka belum terlalu ‘teracuni’ hal-hal jelek mama dan ayahnya, hehehe. After all, the planet is our home, and keeping it clean and safe for future generations should be a priority. Dan, ini dia 5 cara saya dan anak-anak untuk mencintai bumi:

Water

*gambar dari sini

Selalu matikan lampu dan alat elektronik

Ini adalah pelajaran pertama yang saya ajarkan ke anak-anak. Soalnya gampang dalam memberi alasan. Saya cukup bilang, “Kalau kalian membiarkan TV, DVD, PS, AC atau lampu terus menyala padahal sudah nggak kalian gunakan lagi, maka tagihan listrik rumah kita akan besar sekali. Yang biasanya, misalkan Rp.100.000,- bisa menjadi Rp.200.000. Kan sayang. Lebih baik kelebihan uangnya kita tabung untuk biaya jalan-jalan pas liburan.” Percaya deh, mendengar kalau mereka bisa jalan-jalan dengan cara ‘hanya’ mematikan alat elektornik yang tidak digunakan, mereka akan cepat mengingat. Hahahaha. Saya juga jadi diingatkan untuk tidak pernah meninggalkan charger smaprtphone kalau sudah tidak dipakai. Setelah dua bulan rutin melakukan ini, tagihan rumah saya benar-benar turun, lho, mommies, nyaris 20%. Lumayan kan!

Hemat air

Ini hal kedua yang cukup mudah untuk diajarkan ke anak-anak. Saya selalu ingatkan mereka untuk mematikan keran air saat mereka sedang menyikat gigi. Dan, jangan mengisi bak mandi sampai airnya tumpah ruah. Awalnya, saya kasih lihat gambar-gambar anak kecil di belahan bumi lain yang untuk mencari sebotol air minum aja harus penuh perjuangan. Saat meliha secara visual, anak-anak jadi lebih gampang untuk mengerti. Siap-siap aja dengan rentetan pertanyaan kenapa bisa begitu, kenapa bisa begini.

Masih ada 3 cara lagi nih Mommies, yang jelas sama mudahya kok seperti dua nomor yang awal. Cek halaman berikut ya.


Post Comment