Taman Gesit, Ajak Masyarakat Hidup (Lebih) Sehat

Sebagai warga Jakarta yang punya anak balita, saya sangat merindukan taman yang bersih dan teduh sehingga bisa dijadikan tempat bermain yang nyaman buat anak-anak. Memang, sih, saat ini sudah ada beberapa taman yang bisa dikunjungi di Jakarta. Misalnya Taman Menteng atau Taman Suropati yang lokasinya di pusat kota Jakarta, sedangkan untuk taman yang nggak jauh dari rumah saya di daerah Lebak Bulus, ada Taman Ayodya dan Taman Langsat.

Kalau akhir pekan, saya dan suami pun sering mampir ke dua taman ini. Meskipun hanya sebentar, rasanya senang melihat Bumi, anak kami bisa bermain di alam bebas. Bahkan kalau udara sedang cerah, Bumi tapi bisa berkejaran dengan capung yang memang masih banyak ditemui di taman Ayodya. Seru!

Tapi, pasti akan lebih menyenangkan lagi, ya, kalau di Jakarta ini punya taman tematik seperti yang sudah ada di Bandung? Waktu membaca artikel Sazqueen soal 6 Taman Favorit Di Bandung, saya langsung membatin, “Kapan, ya, di Jakarta punya taman tematik seperti di Bandung?” Ah… Kota Bandung memang sangat menyenangkan, ya. Kota ini cocok sekali jadi destinasi singkat liburan keluarga.

Ngomongin taman tematik, saat ini Bandung punya taman tematik baru, lho! Namanya Taman Gesit. Dari namanya saja sudah tercermin, ya, kalau taman ini dimaksudkan untuk mengajak masyarakat untuk lebih aktif bergerak, supaya bisa lebih gesit. Taman ini nggak hanya asyik dijadikan area bermain untuk anak-anak dan kaum remaja, tapi juga bisa menjadi tempat berolahraga agar tubuh tetap sehat dan bugar.

gesit

Taman yang berada di daerah Dipati Ukur, Bandung, ini sendiri mendapat dukungan dari HiLo, salah satu produk dari PT. Nutrifood. Meskipun belum diresmikan, tapi saya beruntung sudah bisa mewakili Mommies Daily mengunjungi taman ini bersama beberapa teman media. Waktu itu, Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung, Arief Prasetya, mengatakan kalau taman ini bisa menjadi ruang hijau terbuka untuk masyarakat.

Taman hijau juga sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang bisa digunakan masyarakat. Selain ada kanopi, tree deck, dan tempat duduk, taman ini juga akan diberikan fasilitas lain yang dapat dimanfaatkan untuk bermain atau melatih fisik, seperti monkey bar, incline board, dan spider web. Harapannya, taman ini bisa bermanfaat serta memperbaiki kualitas hidup orang jadi lebih sehat.

Dalam kesempatan yang sama, Ignatius Teddy, selaku Brand Manager HiLo, menyampaikan kalau pembangunan taman ini akan diselesaikan bulan April mendatang. Selain itu, ia mengungkapkan kalau pihaknya membantu mendanai pemugaran taman tersebut dikarenakan Bandung merupakan salah satu kota yang sudah banyak memanfaatkan ruang hijau dengan cukup baik.

gesit2

“Kami ingin berkontribusi dengan turut membangun taman tematik. Kemudian, hal ini juga sejalan dengan visi HiLo, bahwa anak muda sehat harus berada di lingkungan yang sehat dan aktif untuk bisa tumbuh secara maksimal,” ujarnya.

Hingga saat ini Bandung memang sudah memiliki 604 taman. Namun, taman yang aktif atau ramai dikunjungi ada 34 taman, dan sebanyak 13 di antaranya memiliki tema. Mudah-mudahan saja pembangunan taman di Jakarta juga bisa pesat seperti di Bandung, ya. Dengan begitu, anak-anak jadi punya sarana yang lebih banyak untuk bermain di taman terbuka.

Mommies yang tinggal di Jakarta, mana “amiin”nya?

 


Post Comment