6 Cara Agar Si Kecil Tidur Nyenyak

cara anak tidur nyenyak

Gambar dari sini

Setiap pagi, sesaat setelah bangun tidur, yang paling saya tunggu-tunggu adalah melihat senyum Jordy anak saya yang berumur 8 bulan. Pasalnya rutinitas tersebut mendatangkan efek yang langsung terasa dan bertahan selama seharian, seolah-olah energi saya terisi penuh. Senyuman Jordy menandakan bahwa tidurnya pulas, tanpa ada gangguan – baik yang sifatnya dari dalam diri maupun faktor lainnya.

Seperti kebanyakan ibu lainnya, saya tak bisa menyangkal bahwa manfaat tidur berguna untuk investasi tumbuh kembangnya selama seumur hidup. Untuk itu, kenyamanan si kecil selama dia tidur tak bisa ditawar lagi, harus menjadi prioritas utama. Dari apa yang sudah saya lalui dan membaca berbagai sumber kini saya bisa mengenali beberapa faktor yang turut memegang andil kualitas tidur anak. Yuk, simak apa saja hal-hal itu!

  1. Suhu Ruangan

Selama dirawat di rumah sakit usai melahirkan, saya jadi banyak dapat pelajaran berharga dari para bidan di sana. Salah satunya adalah memerhatikan suhu ruangan saat bayi tertidur. Sebaiknya, suhu pendingin ruangan berada di 27° atau 28°, supaya tetap hangat tapi juga masih terasa sejuk. Setelah saya praktikkan di rumah, ada faktor lain yang juga tidak boleh luput dari perhatian. Suhu 27° dan 28° derajat untuk beberapa pendingin ruangan berbeda, contohnya suhu 27° atau 28° di AC 1PK pasti berbeda untuk AC dan ½ PK.

  1. Kenyamanan Diapers

Seperti orangtua lainnya, saya picky perihal memilih popok sekali pakai atau diapers. Pasalnya ‘kan benda ini dipakai sehari-hari, jadi ya harus nyaman dan aman untuk kulit bayi. Baru-baru ini hati saya terpincut dengan produk baru dari Pampers, Baby Dry Pants. Produk ini memiliki ketahanan 12 jam menjaga popok agak tetap kering karena dilengkapi oleh perlindungan anti bocor dengan lapisan ganda Extra-Dry Layers. Walaupun bentuknya celana, designnya tetap ekstra tipis. Dan yang tak kalah penting adalah inovasi Super Gel yang mendukung penyerapan cairan lebih cepat. Selain itu, lembaran belakang Baby Dry Pants dilengkapi dengan pori-pori dan baby lotion, sehingga saya tak perlu khawatir kulit Jordy terkena iritasi. Bangun pagi pun Jordy langsung sumringah!

  1. Kerapihan Tempat Tidur

Dari berbagai sumber yang saya baca, disarankan untuk menghindari menaruh terlalu banyak mainan atau benda lainnya di dekat si kecil. Apalagi terlalu banyak boneka, selain berpotensi menjadi sarang debu juga bisa menjadi sarang nyamuk.

  1. Pakaian

Poin inilah yang awalnya sama sekali tidak terpikir oleh saya. Pernah suatu malam menjelang tidur Jordy kok uring-uringan. Minum sudah, popok kering, suhu ruangan normal, tidak sedang sakit juga, saya cek seluruh badannya tidak ada gangguan dari semut atau nyamuk. Lalu saya browsing, dan benar saja! Ternyata pakaian yang terlalu longgar atau sempit bisa menyebabkan si kecil susah tidur. Setelah mengganti pakaian sesuai dengan kriteria tadi, seperti sulap! Tidak lama Jordy tidur dengan nyenyak.

  1. Penerangan

Saya terbiasa meredupkan lampu, supaya Jordy tahu bahwa waktu tidur telah tiba. Tapi tidak total gelap gulita, loh, Mommies, saya memasang lampu tidur untuk menimbulkan efek temaram, jadi suasana tidur lebih santai dan tentram.

  1. Say No to Mosquito

Suami saya paling bawel untuk urusan nyamuk. Dia akan sangat marah kalau kamar belum disemprot obat nyamuk atau memasang obat nyamuk elektrik. Semenjak punya anak, suami saya lebih galak kalau sudah menyangkut kenyamanan Jordy. And I think all parents do the same thing. :)

Dari keenam cara tadi apakah Anda sudah pernah melakukan semuanya? Mudah-mudahan dapat membantu si kecil tidur nyenyak dan bangun sambil menyambut Mommies dengan senyum termanisnya.

 

 

 

 

 


Post Comment