Pentingnya Peluk Cium Untuk Anak Di 3 Tahun Pertama dan Selanjutnya

Sentuhan, dekapan dan ciuman merupakan ekspresi rasa sayang yang sangat perlu ditunjukkan oleh orangtua kepada anaknya. Dengan begitu anak akan merasa bahwa dirinya disayangi dan diperhatikan oleh orangtuanya. Anak juga merasa bahwa kehadirannya begitu berharga sehingga secara emosi akan tumbuh jadi pribadi yang stabil, mantap dan penuh percaya diri. Saya sendiri sangat percaya hal ini, bahwa pelukan dan ciuman untuk anak banyak manfaatnya.

mom-kissing-baby

Sayangnya, terkadang orangtua sering lupa dan mengabaikan hal-hal semacam ini. Kerena kesibukan dan rutinitas sehari-hari kadang sekedar peluk dan cium ringan untuk anak saja jadi sering terabaikan. Sebenarnya secara naluri orangtua akan senang memberi sentuhan kasih sayang pada anak sejak di dalam kandungan hingga lahir dan usia balita. Namun, seiring bertambahnya usia anak kadang orangtua jadi cenderung mengurangi frekuensi sentuhan fisik yang sebenarnya merupakan wujud kasih sayang yang nyata bagi anak.

Sentuhan fisik pada masa bayi memang dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan kecerdasan emosi dan kognitif anak. Buktinya, pada saat bayi baru lahir sangat disarankan untuk melakukan IMD. Dengan cara meletakkan bayi di dada ibunya agar bayi bisa merasakan degup jantung sang ibu dan merasakan belaian hangat kasih ibunya hingga terjalin ikatan emosional serta kelekatan yang kuat di antara keduanya. Kelekatan ini yang akan menjadi landasan penting bagi perkembangan emosional anak pada masa selanjutnya.

Selanjutnya di masa tiga tahun pertama kehidupan anak, sentuhan, dekapan, dan ciuman yang diberikan oleh orangtua juga akan mendorong anak tumbuh menjadi pribadi yang hangat, ramah, cepat menyesuaikan diri dengan orang lain, serta mampu mengendalikan diri dengan baik. Tetapi bila orangtua tidak menjalin keakraban dan kehangatan lewat sentuhan maka bisa dipastikan anak akan tumbuh jadi pribadi yang kaku, canggung, dingin dan sulit bergaul dengan orang lain. Akhirnya kondisi ini bisa berlanjut hingga anak dewasa kelak.

Bahkan, seorang psikolog mengatakan kalau sentuhan kasih sayang mampu membuat ‘benteng’ yang kokoh bagi anak ketika ia tumbuh dewasa. Lengkapnya, di halaman berikut, ya.


Post Comment