Menjadi Bajak Laut di Jejakecil

Saya baru menyadari, bahwa perhitungan bulan lahir anak itu penting jika berkaitan dengan urusan daftar sekolah. Anak saya ini lahir bulan Oktober 2011. Tahun 2013, di bulan Juni (sesuai tahun ajaran baru) saya mencoba daftar di salah satu kelompok bermain yang sesuai dengan visi dan misi kami sebagai orang tua. Tapi ternyata karena belum tiga tahun, jadi tidak masuk. Nah, problemnya jika menunggu tahun ajaran baru di 2014, maka usia Menik akan jadi BELUM 4 tahun, jadi tetap tanggung. Juni belum 4 tahun, jadi harus masuk play group, padahal Oktober usianya sudah 4 tahun, kan? Yang harusnya sudah bisa masuk TK. Haduh, perkara hidup! hahahaa. Alhamdulillah, bingungnya nggak pakai lama, sih, karena Insya Allah tahun ini saya berencana meneruskan S2 ke luar negeri. Menik sudah pasti saya ajak, jadi sepakat bersama suami, Menik akan resmi daftar sekolah nanti saja bareng sama ibunya yang akan sekolah juga.

Nah, untuk menyiasatinya, saya mulai mencari tempat-tempat kegiatan anak yang sifatnya tidak mengikat (baca: nggak pakai uang pangkal). Hari Kamis ada les balet, hari Sabtu ada kelas belajar musik. Semua durasinya hanya satu jam, seminggu sekali. Kebetulan sekali, ada tempat baru yang bisa jadi opsi tambahan kegiatan anak, namanya JEJAKECIL.

jkkk

Jejakecil adalah sebuah rumah bermain di Bandung, letaknya ada di jalan Bukit Dago Utara, dekat Dago Tea House. Sebulan terakhir ini, saya sering melihat postingan teman-teman yang punya anak sepantaran, bermain bersama anaknya di sini. Rabu kemarin, saya akhirnya mendapat kesempatan untuk mengajak Menik berkunjung ke Jejakecil.

Sebelum bisa ikutan, harus registrasi dulu, tapi pembayaran bisa dilakukan on the spot sebelum kegiatan dimulai. Sistemnya bisa memilih kelas sesuai tema yang diinginkan, jadi anak tidak harus datang seminggu sekali. Bayar per sekali datang juga bisa. Walaupun jika memilih langsung bayar 4x atau 8x kedatangan pun tidak rugi, karena tetap tidak wajib datang di semua kegiatan, dan paket bayarannya berlaku selama 2 bulan.

Selanjutnya : pengalaman pertama Menik menjadi bajak laut.


3 Comments - Write a Comment

  1. Wah keren banget rumah bermainnya. Bahasa pengantarnya bahasa indonesia tapi kok judul kegiatannya bahasa inggris semua ya? #salahfokus. Kreatif banget ya yang bikin. Sayang adanya di Bandung, kalo di Jakarta pasti gw datengin

    Maliq juga ultahnya akhir desember, tahun ini baru mau gw daftarin TK A pas umurnya 4 tahun 10 bulan. Kalo gw emang milih sekolahin agak telat supaya anaknya gak bosen sekolah. Apalagi anak laki-laki suka rendah daya konsentrasinya. Menurut artikel yang gw baca emang pas sekolah SD umur 7 tahun. Tapi galau juga karna sepupunya Maliq ada yang lahir awal agustus tapi sekarang udah TK A. Masak umur cuma beda 1 bulan tapi sekolah beda 1 tingkat? Eh, kok jadi curcol hahaha

Post Comment