DIY: Scrapbook Dari Majalah Bekas

Mommies yang suka membeli majalah, dan merasa majalah yang sudah selesai dibaca mulai memenuhi rak buku, jangan diloakin dulu ya..! Dengan modal beberapa majalah bekas dan foto, kita bisa membuat scrapbook yang menarik. Saya termasuk sering membuat scrapbook menggunakan majalah bekas, tentu saja majalah yang layoutnya colorful dengan font yang menarik, seperti majalah anak dan remaja.

Dulu, saat masih berlangganan majalah, saya punya banyak “bahan mentah”. Kalaupun tidak untuk scrapbook, saya sumbangkan majalah tersebut karena lebih bermanfaat daripada diloakan yang hanya dihargai Rp 700,- per kilonya. Karena saya sekarang tidak lagi berlangganan majalah, saya suka hunting majalah bekas yang kondisinya masih bagus. Rata-rata satu eksemplarnya dihargai Rp 5000,-, murah kan? Kondisinya pun masih bagus asal kita pintar memilihnya. Setelah habis dibaca, majalah pun saya manfaatkan untuk scrapbooking, hitung-hitung latihan bergaya hidup hijau, hehe..

Selain menerapkan prinsip reuse, scrapbook jenis ini tidak memerlukan printer untuk mencetak hiasan lainnya, maupun membeli perlengkapan scrapbook di toko khusus yang harganya lumayan. Cerita atau caption cukup ditulis tangan agar terlihat natural. Agar hasilnya awet, dan tidak mudah lepas (apalagi anak saya tertarik mengambil benda-benda kecil), saya memilih menggunakan album foto. Karena sudah ada perekatnya, saya tidak membutuhkan lem sehingga hasilnya pun lebih bersih. Siap mencoba?

IMG_3026

Bahan yang diperlukan:
• Majalah bekas
• Gunting dan cutter
• Album foto (bisa diganti dengan buku atau kertas dengan ketebalan yang diinginkan)
• Foto (sesuaikan ukuran dengan albumnya)

Cara membuat:
• Susun foto di atas halaman album tanpa membuka lapisan plastik. Tujuannya adalah untuk membayangkan hiasan semacam apa yang dibutuhkan dan berapa banyak.
• Cari hiasan yang menarik di majalah. Saya suka memanfaatkan judul artikel dan border (tepian) majalah yang berwarna-warni sebagai bingkai foto. Jika sudah, gunting bagian yang diinginkan
• Buka bagian plastik album. Tempelkan foto dan hiasan dari majalah.
• Tambahkan cerita atau keterangan. Tuliskan di halaman majalah yang warnanya cukup terang agar terbaca.
• Jika sudah yakin tidak ada lagi yang ingin ditambahkan, tutup lembaran plastik kembali dengan pelan sambil di tekan dari arah pangkal album.

Jika Mommies ingin menambahkan beberapa memorabilia yang berupa benda seperti testpack (haha) atau gelang bayi, maka album foto bisa diganti dengan buku atau kertas biasa.

Cukup mudah? Oh ya, and you don’t need electricity nor internet connection to enjoy that together with your family. Sounds interesting? Let’s try!


Post Comment