Alf & Lou Bookstore, Mengajak Anak Cinta Buku Dan Gemar Membaca!

Terpujilah Instagram, yang bisa membuat saya menemukan banyak hal mengagumkan dan berguna. Salah satunya adalah toko buku yang punya banyak koleksi buku anak. As we know, books provide windows to the world. Saya ingin Menik bisa mencintai buku dan suka membaca agar wawasannya luas dan bisa menjadi orang yang terbuka pikirannya. Ada beberapa toko buku online yang saya temukan di Instagram, salah satunya adalah Alf & Lou Bookstore. Pertama kali melihat toko ini ada di grid favorites dengan buku pop-up Red Riding Hood! I was like, “OMG! Bagus banget!” Ini, nih, bukunya:

aldandlou4Setelah itu langsung follow akunnya dan mulai lihat-lihat koleksinya apa saja. Terus terang, keinginan untuk mengajak Menik beli satu buku sebulan sekali sedang saya urungkan, karena Menik sedangn tidak bisa diam. Kalau di toko buku, hanya bisa fokus di satu rak buku paling lama 5 menit, sisanya sibuk menjelajah (baca: lari-lari keliling) toko buku. Daripada kejadian Menik hampir hilang terulang, saya mulai mencari alternatif tempat belanja buku. Salah satunya adalah toko buku online.

Pemilik Alf & Lou di Instagram namanya Yuchita Erayanie atau biasa dipanggil Chita. Berkat Chita, saya bisa mendapat rekomendasi soal buku yang ingin saya beli untuk Menik. Lalu saya jadi ingin tahu lebih banyak, di era orang lebih suka baca buku digital, bagaimana seorang pecinta buku memberikan saran untuk para orang tua agar anaknya suka cinta terhadap buku. Ini dia obrolan saya dengan Chita yang juga seorang guru bahasa Inggris di TBI, Bandung.

Hai Chita, kapan sebetulnya Alf & Lou Bookstore buka? Ini toko bukunya memang online saja, ya?

Tahun 2013, berawal dari hobi koleksi buku anak, kagum sama ilustrasi dan storytelling yang pendekatannya bagus banget buat anak-anak. Jadi akhirnya buka toko buka online dulu di Instagram, lalu buka website www.alfandloubookstore.com, dan sedang berencana untuk buka brick and mortar store-nya tahun ini.

Wah, semoga rencananya berjalan lancar, ya. Jadi nanti bisa pilih buku langsung disana. By the way, kenapa memilih untuk buka toko buku?

Berawal dari hobi baca dan sejak nonton film ‘You’ve Got Mail’, pengen banget punya toko seperti tokonya Meg Ryan di film itu. Hehe. Waktu mulai usaha ini banyak yang pesimis karena akhir-akhir ini minat baca menurun, tapi justru itu yang bikin saya semakin semangat, karena menurut saya aktivitas baca itu nggak bisa digantikan dengan nonton tv atau main games. Memang susah pada awalnya, karena nyatanya, nggak sedikit orang yang menganggap remeh aktivitas baca dan lebih lagi ada yang bilang kalau beli buku itu buang-buang uang, apalagi buku ilustrasi anak-anak yang rata-rata harganya memang di atas novel.

Nah, karena pekerjaan saya adalah sebagai guru Bahasa Inggris, saya punya banyak contoh kasus di mana murid-murid yang nilai writing dan speaking-nya tinggi, semua punya hobi baca sejak kecil, they are active readers. Ini terbukti dari beberapa studi kasus lewat eksperimen bahwa penguasaan bahasa asing akan lebih mudah apabila seseorang kaya kosa kata. Vocabulary paling mudah diserap lewat membaca.

Hasil studi juga menunjukkan kalau hobi membaca ini (apalagi dalam bahasa asing) nggak bisa serta merta timbul di saat usia sudah dewasa, bukan tidak mungkin, ya, tapi akan lebih menantang Tetapi kalau dimulai sejak kecil lewat buku bergambar dan story telling, anak akan lebih mudah menikmati narasi dan menyerap kosa kata, buat mereka membaca teks di saat usia dewasa bukan hal yang menakutkan lagi.

alfandlouuu

Selanjutnya: Ilustrasi sama kuatnya dengan kata-kata


2 Comments - Write a Comment

  1. Mbak Sazkiiii, this is what I’m looking for so far! *dancing.

    Ahhhh seneng bgt kamu nulis ini Mbak. Udah sempet beliin buku utk Jordy (semacam board books bahannya dr kain beli di Mothercare). Dan lg nyari yg “beneran buku” utk dibacain. Dari segi harga memang tergolong tinggi ya Mbak, tp setelah ngeliat koleksi2nya, it’s worth it enough. Dan bisa jadi koleksi seumur hidup anak-anak :))

    Haturnuhun Mbak utk informasinya :))

  2. Ihh lucu-lucu banget bukunya. jadi pengen beli buku yang kaktus. gw juga masih seneng baca buku bahasa inggris tapi novel aja. Udah males baca yang berat-berat. Soalnya kerja+perjalanan pp ke tempat kerja udah berat, jadi me time baca bukunya pengen yang ringan aja. Anak-anak gw juga suka dibacain buku, tapi gw masih pengen bacain buku bahasa indonesia aja, punya beberapa buku bahasa inggris tapi selalu gw bacain pake bahasa indonesia.

    Kalo anak kedua gw emang nurunin gw banget, jadi dia emang dari kecil udah tertarik buku dan minta dibacain. Kalo kakaknya lebih seneng sama mobil-mobilan hehe

    TFS ya Sazki!

Post Comment