Imbas Harga Naik

Setelah separuh tahun 2014 listrik naik bertahap sampai total sekitar 30% di akhir tahun, plus diselipi kenaikan BBM yang mau nggak mau mendongkrak semua pengeluaran, sekarang tinggallah para Mommies pusing mengatur anggaran tahun depan. Jangan lupa, Mom, sudah ada kabar gas naik, lho, tahun depan. Begitupun listrik nampaknya masih berlanjut -_-.

Kalau pendapatan tidak bertambah, maka solusinya tinggal memotong beberapa pos dan mengetatkan pos-pos yang lain. Kami, sih, sudah lama memotong budget hiburan dan liburan. Liburan disatukan sekalian saat mudik saja. Kalau begini caranya pos camilan dan makanan juga jadi kena imbasnya :(.

qeju1

Saya memang banyak menyetok camilan, baik dalam bentuk jadi seperti keripik dan biskuit, makanan instan seperti pasta instan, maupun bahan masakan simpel yang bisa dikerjakan anak-anak. Tentunya untuk makanan instan harus dibatasi, yaa.

Nah, salah satu bahan yang selalu ada dan pasti terpakai adalah keju soalnya makanan apapun kalau ditambah keju, rasanya kok lebih istimewa ya. Di rumah selalu ada tuh keju cheddar balok, slice, maupun mozarella untuk bikin mini pizza. Masalahnya….keju, kan, nggak murah *hiks. Apalagi keju slice bisa sehari satu per anak kalo lagi doyan. Keju mozarella walau mahal tapi mending karena kepakainya jarang.

Untungnya sekarang di pasaran sudah banyak pilihan merek keju, dari yang impor dan mahal sampai ke yang produksi dalam negeri dengan harga terjangkau. Merek keju yang biasa saya pakai saja pelan-pelan ketebalan masing-masing slice berkurang. Dan itu sebelum periode kenaikan harga yang sekarang, lho. Jadi, ya saya pikir kalau memang sama saja, kenapa nggak coba merek yang lebih murah? Lumayan bedanya bisa 5000 lebih per bungkus isi 10 slice. PR-nya, apa rasanya cocok dengan lidah anak-anak?

Meski murah, Dairylea Qeju mengikuti standar kualitas dan gizi yang sama dengan ‘kakaknya’ yang lebih mahal karena masih satu holding perusahaan. Bedanya, Qeju dibuat dengan memenuhi permintaan pelanggan yang kurang cocok dengan rasa keju yang terlalu ‘ngeju’ jadi eneg. Kebetulan anak-anak nggak terlalu rewel soal rasa, jadi dompet ibunya bisa agak-agak nafas…hahaha.

Mommies yang hobi mengolah keju, bisa, nih, jadi alternatif pas stok keju menipis..setipis anggaran bulanan… hehehe.


Post Comment