Ciptakan Masa Depan Sehat Lewat Project Sunlight

Bumi, cara kita menjaga kebersihan gimana, sih?

Umh… buang sampah di tempatnya, ya, Bu?

Iya, bener banget. Cuci tangan, mandi, atau sikat gigi juga bagian dari jaga kesehatan kan ?

Belum lama ini, saya iseng-iseng melontarkan pertanyaan soal bagaimana cara menjaga kebersihan ke Bumi. Saya dan suami memang cukup bawel soal hal yang satu ini. Bukan mau sok-sokan jadi keluarga higienis, sih. Tapi paling nggak kalau sejak dini kebiasaan untuk hidup bersih sudah dikenalkan, kami berharap akan terbawa sampai Bumi dewasa. Lagi pula bukankah dengan buang sampah pada tempatnya, cuci tangan, termasuk kebiasaan menyikat gigi, kita jadi ‘pagar’ supaya segala bibit penyakit nggak gampang nempel?

washing handfoto dari  sini

Sayangnya, meskipun kita sudah hidup di era yang serba canggih dan modern seperti sekarang, masih banyak masyarakat yang nggak membudayakan hidup bersih. Miris? Pastinya, ya! Banyak fakta yang menyatakan bahwa ribuan anak menderita bahkan meninggal karena penyakit yang sebenarnya bisa dicegah.

Selain kurangnya budaya menjalankan perilaku hidup yang bersih, akses sanitasi yang layak dan air minum yang higienis dan bersih juga di wilayah Indonesia juga belum begitu merata. Jangankan di daerah yang terpencil, tempat umum bahkan sekolah di daerah Jakarta saja masih ada yang belum memiliki toilet atau tempat cuci tangan yang layak.

Kondisi seperti inilah yang akhirmya menggerakan PT Unilever Indonesia TBK meluncurkan Project Sunlight yang mengusung Dukung Masa Depan Sehat. Proyek ini mengedepankan gagasan anak untuk menginspirasi masyarakat untuk mau melakukan tindakan nyata dalam upaya menciptakan hari esok yang lebih cerah bagi anak-anak dan generasi mendatang, dengan menerapkan cara hidup yang lebih lestari.

Dalam Project Sunlight ini, PT Unilever menggandeng Dira Noveriani, siswi 17 tahun yang terpilih sebagai pemimpin masa depan untuk mewakili anak Indonesia. Dira memiliki gagasan untuk meraih mimpi atas kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. Dira sendiri sempat bercerita kalau dirinya sempat mengalami dampak kondisi sanitasi yang kurang memadai. “Bagi saya, sikap ketidakpedulian atau apatis menjadi tantangan terbesar kita saat ini. Oleh karena itu mari hilangkan sikap apatis kita dan mulai buat perubahan dengan tindakan nyata.”

Selanjutnya : Apa yang bisa kita lakukan untuk membantu masa depan yang lebih sehat untuk anak-anak kita kelak?


Post Comment