Aplikasi Untuk Yang Hobi Wisata Kuliner

Tiap jalan-jalan ke kota yang baru pertama kali dikunjungi, saya pasti nggak akan ngelewatin yang namanya wisata kuliner. Nyicipin makanan khas daerah tersebut adalah kewajiban. Biasanya, sih, saya akan akan minta referansi dari teman yang memang tinggal di daerah tersebut. Kalau memang nggak ada, ya, mentok-mentoknya pasti cari informasi lewat Mbah Google.

Masalahnya, ketika browsing saya sering kesulitan untuk menemukan informasi penjaja kuliner tradisional yang menawarkan hidangan yang autentik, bukan restoran modern yang sudah mapan. Yah… kalau jenis tempat makan seperti ini tentu mudah kita temui kan?

Beruntung, baru-baru ini Kecap Bango meluncurkan dua situs digitalnya yaitu aplikasi mobile ‘Warisan Kuliner’ dan www.bango.co.id. Di mana aplikasi ini merupakan bagian wujud komitmen mereka untuk melestarikan kakayaan kuliner Nusantara, dan pastinya untuk memudahkan masayarakat yang doyan jajan dan mengeksplorasi berbagai makanan tradisonal seperti saya ini :D

Bango

Memang, sih, aplikasi digital ini sudah diluncurkan tahun 2012 yang lalu, namun untuk tahun ini kedua aset digital Kecap Bango ini banyak mengalami perubahan dan peningkatan dengan ditambahkannya beragam fitur menarik. Seperti yang diungkapkan Asisten Brand Manager Kecap Bango, Riescha Puri Gayatri, situs dan aplikasi ini sudah disempurnakan sebagai upaya pelestarian kuliner nusantara.

“Kriteria kuliner yang bisa masuk aplikasi ini hanya kuliner Indonesia. Keunggulannya juga adalah tidak hanya mengangkat kuliner yang sudah ternama tetapi juga kuliner-kuliner lokal yang punya cita rasa berkualitas namun belum terekspos,” lanjutnya.

Dengan menggunakan aplikasi Warisan Kuliner, ini kita memang bisa mengetahu beberapa lokasi terdekat tempat wisata kuliner yang patut dikunjungi. Nggak cuma fitur Kuliner Terdekat saja, bagi kita yang buta jalan juga dimudahkan dengan fitur Tunjukkan Jalan sehingga membantu kita sampai di tujuan.

Fitur dan fasilitas baru lainnya adalah Berbagi Kuliner, di mana kita bisa menambahkan sendiri lokasi baru tempat makan yang patut dikunjungi. Syaratnya, tempat makan tersebut harus menyajikan sajian autentik khas Indonesia.

Data yang sudah masuk ke dalam aplikasi ataupun situs Kecap Bango ini memang tidak terlepas dari kontribusi masyarakat. Mereka pun sudah mengerahkan sekitar 13 ribu orang yang tergabung dalam tim ekspedisi kuliner dari Aceh sampai Sulawesi untuk menjajal kuliner-kuliner otentik khas di nusantara.

Memang, sih, sementara ini masih sampai Sulawesi saja. Tapi seperti yang diungkapkan Riescha , dengan adanya dua peranti digital ini, harapannya referensi makanan di wilayah yang lain hingga Papua bisa ikut terdata. Dengan begitu, misi sosial Kecap Bango, untuk terus memperkuat pelestarian kuliner nusantara lewat jalur digital, bisa segera terwujud.

Sementara, buat perempuan macam saya yang belum jago masak, bisa terbantu dengan adanya situs www.bango.co.id. Soalnya, di sini kita bisa menemukan ragam resep, kiat, Ada Apa di Dapurmu, Video Kuliner, dan Ekspedisi Kuliner.

Wiiih…. tiba-tiba jadi pengen masak, nih, buat Bumi dan suami :)


Post Comment