Apakah Takut Selalu Phobia?

“Duh kok anakku takut banget sama kecoa ya?”, “Duh anakku diajak naik ke lantai 10 aja takut banget, kenapa ya?”, atau “Anakku nggak pernah berani nih kalau dilepas di sekolah. Pasti nggak pernah mau pisah dari pengasuhnya”. Pertanyaan atau pernyataan kayak gitu pasti sering banget dilontarkan oleh para ibu ke ibu-ibu lainnya. Mommies juga sering nanya atau bilang kayak gitu nggak?

Kalau Mommies punya anak yang suka takut sama satu objek tertentu atau takut untuk dilepas ke sekolah, bisa jadi anak Mommies itu mengalami Phobia. Definisi phobia menurut Mash & Wolfe, pengarang buku Abnormal Child Psychology, adalah apabila anak memiliki ketakutan yang muncul pada usia yang tidak pantas, bertahan lama, irasional atau berlebihan, mengarah pada penghindaran diri dari objek atau situasi, dan mengganggu rutinitas sehari-hari. Phobia sendiri dibagi menjadi dua, yaitu spesific phobia dan social phobia.

Mommies mau tahu bedanya kan? Yuk kita bahas satu per satu!

dental-fear-children1Specific Phobia

Kalau specific phobia itu, anak yang mengalaminya menunjukkan rasa takut yang ekstrem terhadap objek atau situasi yang pada kenyataannya tidak berbahaya atau mengancam, dan anak menjaga jarak sejauh mungkin dari objek tersebut. Objek yang dapat menjadi target phobia anak-anak itu sangat beraneka ragam, seperti telefon, air, koran, matematika, potong rambut, BAB, dan masih banyak objek lainnya. Specific phobia ini dapat muncul pada usia berapa saja, tetapi biasanya memuncak antara usia 10 dan 13 tahun.

Anak dapat dikatakan specific phobia itu apabila memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh DSM V. Klasifikasinya lihat di halaman selanjutnya, ya.


Post Comment