Meet My Favorit Period Tracker: CLUE

Sejak masih remaja, ibu selalu mengajarkan saya untuk mencatat jadwal menstruasi. Awalnya untuk mengetahui siklus bulanan dan ternyata ini menjadi sangat berguna ketika sudah menikah. Ketika ditanya dokter kandungan soal siklus bulanan, saya bisa menjawab dengan pasti jadwal menstruasi. Ketika ketahuan hamil, dan dokter bertanya kapan hari pertama haid terakhir, saya juga bisa menjawab dengan jelas, sehingga dokter bisa menghitung prediksi lahir, dan tepat! :D

Namun, ketika sudah melahirkan dan melewati masa nifas, saya malas mencatat. Saya hanya mengira-ngira dan beberapa kali jadi cemas ketika rasanya telat menstruasi. Apalagi ditambah sudah dipasang IUD jadi makin malas mencatat karena rasanya ada penjaga. Karena pernah kecolongan hampir hamil, saya mulai mencatat manual lagi. Tapi catatan ini jadi berantakan karena Menik ternyata ikut tertarik membuat tanda silang di kalender, hahaha. Akhirnya saya mencari period tracker di App Store untuk di iPad. My problem is, I don’t like to buy an application if it’s not very necessary. Problem lainnya adalah tampilan yang biasanya terlalu pinky atau terlalu banyak bunga-bunga itu kurang menarik perhatian saya.

clue1

Pencarian berakhir ketika melihat iklan aplikasi CLUE di news feed Facebook. Kenapa tertarik? Pertama, ya, karena tidak berbayar. Benar-benar gratis, tidak ada harus membayar sejumlah nilai jika ingin memaksimalkan aplikasi. Kedua karena tampilannya tidak girly, tone warnanya solid, dan dasarnya abu-abu, hehe.. jadi netral aja gitu keliatannya. Dan ketika sudah diunduh, saya puas. Di awal pemakaian, CLUE langsung meminta kita untuk memasukkan hari pertama haid terakhir dan pilihan siklus apakah 25 hari atau 28 hari dan lainnya. Setelah itu, CLUE akan langsung mengalkulasi siklus haid dan ta-da! Jadi,deh, grafik siklus bulanan yang enak dipandang seperti ini.

clue2

Why I love this application?

  • Tone warna yang netral
  • Ada edukasi soal reproduksi
  • Ada pilihan untuk memasang passcode
  • Ada pilihan aktivasi reminder
  • Ada pilihan untuk mengisi data harian saat sedang dalam haid, masa ovulasi, atau PMS. Datanya dari mulai volume darah haid, jenis rasa sakit, sex with or without protection, mood type, jenis cairan yang muncul selain darah haid, dan tag lain yang ingin dibuat sendiri. Lengkap, deh!

clue3

Ada kelemahannya nggak?

Hmm, dua bulan ini pakai belum ada, sih. Hitungan siklus selalu tepat, reminder soal PMS, menstruasi, dan masa ovulasi juga tidak pernah telat. Kuncinya ada di siklus awal yang kita masukkan. Saran saya, jika sebelumnya tidak pernah mencatat jadwal haid, lakukan dulu di sebulan sebelumnya. Pas masuk haid bulan berikutnya baru masukkan di aplikasi ini, jadi siklusnya bisa terlihat. Karena sudah ada period tracker, saya jadi tidak perlu repot mencatat secara manual. Terlebih lagi, period tracker ini ada reminder, kan? Jadi kayak diingetin dan dikasih tahu kapan si haid akan datang.

Psst, di awal pemakaian, CLUE sudah memberi peringatan bahwa period tracker bukan alat KB, hahaha, jadi kalau tiba-tiba hamil karena hanya bergantung pada si tracker dan tidak melakukan proteksi lain, ya bersyukur saja. Kan tandanya mau dapat rejeki, tuh! :p


2 Comments - Write a Comment

Post Comment