Belajar Bersama Barney & Friends

Aries-Twins-Favorites-Cartoons-Barney-and-Friends-anj-and-jezzi-the-aries-twins-32478488-650-300

“I love you, you love me, we are happy family….” lagu ini mungkin sudah sering sekali terdengar di telinga Mommies, ya, atau Mommies malah sudah bosan mendengarnya? Setelah sebelumnya mengulas tentang Sesame Street, sekarang saya ingin mengulas tentang tontonan favorit anak-anak lainnya yaitu Barney & Friends. Dinosaurus ungu satu ini dengan lagu-lagunya yang sederhana sangat digemari anak-anak.

Memang saya pernah membaca blog seseorang yang mengatakan bahwa Barney memberikan contoh yang buruk kepada anak, namun karena pendapat tersebut bukan berdasarkan penelitian maka pendapat tersebut saya anggap tidak valid. Justru berdasarkan penelitian-penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli universitas, dikatakan bahwa banyak dampak positif yang dapat diperoleh dari menonton Barney & Friends. Apa sajakah itu?

Ada 4 area perkembangan anak yang menjadi tujuan utama Barney & Friends, yaitu kognitif, emosional, sosial, dan fisik. Setiap episode tayangan Barney & Friends ingin dapat memengaruhi keempat aspek tersebut pada diri anak. Setiap area tersebut diteliti oleh ahli dalam bidang early childhood. Menurut Mary-Ann Dudko, wakil ketua bidang konten Barney & Friends, mengatakan topik yang dipilih bertujuan untuk mendidik kelompok usia yang dituju, yaitu usia 2-5 tahun.

Para ahli perkembangan anak memimpin proses produksi mulai dari pembuatan tema cerita hingga pengembangan jalan cerita, terus berlanjut sampai pada tahap pre-produksi dan produksi. Para ahli dalam bidang pendidikan juga terus memantau proses syuting di lokasi syuting untuk memastikan produksinya tetap sesuai dengan perkembangan anak prasekolah.

Setiap episode dari Barney & Friends ingin mengajak penonton untuk menggunakan imajinasi mereka dalam memecahkan masalah. Menurut Mary-Ann Dudko, cara yang dapat digunakan untuk membantu anak dalam menjadi pemecah masalah yang baik adalah dengan mengembangkan imajinasi dan kreativitas mereka, oleh karena itu anak diajak untuk bernyanyi dan menari bersama. Lagu dan koreografi yang digunakan juga sangat sederhana sehingga mudah dipelajari oleh anak.

Sama seperti Sesame Street yang pernah saya ulas dalam artikel sebelumnya, menurut penelitian yang dilakukan oleh universitas Yale, Barney & Friends mempengaruhi perkembangan bahasa yang merupakan salah satu indikator kesuksesan di sekolah. Para guru yang bergabung dalam penelitian tersebut juga menemukan bahwa setelah menonton Barney & Friends, tindakan kekerasan dan agresivitas siswa prasekolah berkurang. Selain itu, Barney & Friends juga membantu anak lebih siap dalam memasuki lingkungan belajar. Terakhir, acara Barney & Friends ini juga memiliki pengaruh yang kuat dalam menumbuhkan sikap prososial dan juga mempengaruhi emosi anak.

Jadi, kalau si kecil terus mengulang nonton Barney, jangan bosan dulu ya, Mommies! Siapa tau dia sedang mencerna pelajaran dari sana :)


6 Comments - Write a Comment

  1. Gue pernah mbrebes mili pas nemenin Menik nonton salah satu episode Barney :p (I could just blame it on my period hormones though) karena lihat ada satu anak memakai alat bantu dengar dan satu anak dengan raut khas down syndrome berbaur bersama anak-anak lain.

    Pas baca ini jadi tahu, ya, tujuannya memang membentuk rasa kasih sayang pada semua dengan kekurangan dan kelebihan. :) Thank you Barney & Friends!

    1. Hahahaha saya juga suka nangis2 terharu gitu mba kalau liat yang kayak gitu. Iya benar sekali mba! mudah2an anak2 yang suka menonton Barney & Friends juga dapat mencontoh dan menerapkan dalam kehidupannya sehari-hari ya. Amiiiin

  2. wahh anak saya seneng banget sama Barney. jadi saya manfaatin sekalian nilai2 bagus dari buku dan dvd Barney buat sekalian diterapin. Dan alhamdulillah berhasil. Dari berbagi mainan dengan teman, naik mobil/pesawat pake seat belt sendiri, cuci tangan, gosok gigi, clean up, belajar warna, berhitung.. banyakkk banget deh… thank you Barney, BJ and Baby Bop :-)

Post Comment