Pantaskah Balita Masih Menyusu?

IMG_0715Anak kakak saya, Senna, saat ini sudah berusia 21 bulan tetapi masih menyusu pada ibunya. Padahal sewaktu Senna lahir, ASI kakak saya tidak terlalu banyak keluarnya sehingga ia meminum ASI campur susu formula. Namun, saat sudah berusia 1 tahun lebih sedikit, Senna sudah stop minum susu formula dan diganti UHT dengan alasan lebih murah harganya dan kandungannya lebih bagus dibandingkan susu formula. Walaupun susu formulanya stop, ASInya tidak stop. Setiap ibunya pulang bekerja, ketika mau tidur, atau sedang di mobil pasti Senna akan merengek minta menyusu.

Senna ini memiiki tubuh yang terbilang tinggi untuk anak usia 21 bulan, sedangkan ibunya memiliki tubuh yang kecil, sehingga Senna akan terlihat besar sekali ketika sedang disusui. Kakek dan neneknya sering menggodanya dengan mengatakan “Duh Sen udah nggak pantes lagi ngempeng kayak gitu.” Biasanya Senna hanya cuek saja ketika digoda seperti itu dan tetap melanjutkan menyusunya. Setiap melihat Senna sedang menyusu dan digoda seperti itu, saya jadi sering bertanya-tanya sebenarnya masih pantas tidak sih anak seumuran Senna, yang hampir 2 tahun, masih menyusu?

Ternyata sudah sejak lama UNICEF mendorong pemberian ASI selama 2 tahun atau lebih dan American Academic of Pediastry juga mendorong ibu untuk memberi ASI kepada bayinya selama kurang lebih setahun dan terus berlanjut selama ibu dan anak masih menginginkannya.

Selama ini ada pendapat yang mengatakan bahwa ASI akan kehilangan manfaatnya setelah bayi berusia 6 bulan. Menurut DR Jack Newman, seorang dokter dari Canada yang memiliki spesialisasi dalam bidang menyusui, pendapat ini sepenuhnya salah. ASI, pada dasarnya adalah susu sehingga setelah 6 bulan pun akan tetap mengandung protein, lemak, dan nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan oleh anak. ASI juga mengandung sistem imun yang dapat melindungi bayi dari infeksi. Bahkan sistem imun tersebut hadir dalam jumlah yang lebih besar pada usia kedua dibandingkan usia pertama, hal ini disebabkan karena bayi berusia lebih dari 1 tahun lebih rentan mengalami infeksi. Selain itu, ASI juga mengandung zat yang penting untuk pertumbuhan, yang dapat membantu sistem imun menjadi lebih matang, serta membantu pertumubuhan dan perkembangan otak, usus, dan organ lainnya.

Banyak juga para ibu yang menyetop ASI untuk anaknya sejak kecil dengan tujuan agar anaknya menjadi lebih mandiri.Benarkah? Simak di halaman selanjutnya ya!


2 Comments - Write a Comment

    1. Halo mbak, sebenarnya nggak ada masalah pemberian ASI/ sufor/ dicampur keduanya. Tapi kami di sini, sangat support ASI. Jadi sebisa mungkin pemberian ASI didahulukan. Biar bagaimana, ASI adalah yang terbaik untuk bayi :)

Post Comment